by

Cara Menanam Cabe Rawit


Advertisement

Cara Menanam Cabe Rawit dan Budidayanya | Inilah cara menanam cabe rawit yang seringkali dilakukan oleh orang-orang yang berniat untuk menanam cabe rawit dan membudidayakannya. Tentu dengan cara ini, anda bisa menanam cabe rawit secara benar dan menuai hasil yang baik. Jika anda memang ingin menanam cabe rawit dan membudidayakannya maka kali ini kami akan menyajikan informasi mengenai cara menanam cabe rawit dan budidaya cabe rawit.

Saya mengawali pembahasan ini dengan pepatah dari Hongkong yang sangat terkenal berupa “Persiapan yang baik sama dengan 50 persen tujuan sudah tercapai”. Demikian juga halnya dengan cara menanam cabe rawit dan budidaya cabe rawit ini dimana untuk bisa mendapatkan hasil panen cabe rawit yang sangat melimpah maka mesti dimulai dari persiapan baik awalnya.

Adapun langkah-langkah atau cara menanam cabe rawit diawal yaitu membuat benih cabe rawit, menyemai benih cabe rawit, menanam bibit cabe rawit dan merawat tanaman cabe rawit.

Itulah beberapa langkah pokok cara menanam cabe rawit didalam polybag/pot atau ditanam secara langsung di halaman rumah. Nah lebih lengkapnya mari kita menyimaknya dibawah ini:

Cara Menanam Cabe Rawit dan Budidaya Cabe Rawit

Cara membuat Benih Cabe Rawit

Sebenarnya terdapat cara praktis dalam mempersiapkan benih cabe rawit yaitu dengan membeli benih cabe rawit di toko pertanian yang sudah terpercaya. Akan tetapi karena tujuan menanam cabe rawit hanya untuk sekedar hobi dan konsumsi rumah tangga sendiri maka kita akan belajar cara melakukan pembuatan cabe rawit sendiri dirumah.

Nah, inilah beberapa hal yang mesti diperhatikan untuk memperoleh bibit cabe rawit yang baik dan bagus.

– Janganlah membuat bibit cabe rawit dari cabe sisa yang disertakan di dalam bungkusan gorengan. Biasanya cabenya masih mentah dan memang belum tua benar. Oleh kaerna itu, sebaiknya ambil cabe rawit merah yang berasal dari warung sayur keliling karena biasanya cabe rawit merahnya terlihat merah matang. Terus akan lebih bagus lagi kalau anda memiliki pohon cabe rawit sendiri yang akan dilakukan pembuatan benih. Kemudian pilihlah buah cabe rawit yang sudah matang dan berwarna merah. Pastikanlah buahnya bagus dan tak ada kelainan warna atau terserang penyakit.

– Setelah anda memiliki cabe rawit merah yang akan dibuat benih maka potonglah menjadi tiga bagian. Ambillah bagian buah cabe untuk tengah saja kemudian pisahkanlah bijinya dari daging atau kulit cabe.

– Selanjutnya anda sudah memiliki calon benih cabe rawit. Kemudian siapkanlah sebuah wadah atau tempat bisa dalam bentuk baskom, ember atau gelas. Lalu isilah dengan air hangat suam-suam kuku.

– Setelah itu, masukkanlah biji cabe rawit yang diawal tadi sudah anda peroleh, kemudian rendam biji cabe semalam saja.

– Paginya akan anda peroleh biji cabe yang melayang dan tenggelam. Pisahkanlah dan ambil biji cabe yang sudah tenggelam. Yang melayang silahkan anda buang saja.

– Tiriskanlah sebentar saja biji cabe yang anda peroleh tadi, sambil mempersiapkan media untuk melakukan penyemaian biji tersebut.

– Jemurlah benih cabe rawit yang sudah diseleksi tadi. Akan tetapi jangan langsung disinari dibawah sinar matahari. Setelah benih cabe rawitnya benar-benar kering maka kita sekarang sudah memiliki biji cabe rawit yang sudah siap untuk disemai.

Cara Menyemai Bibit Cabe Rawit

Langkah selanjutnya, setelah kita berhasil membuat benih cabe rawit sendiri maka kita akan melakukan penyemaian. Tentu anda bertanya?? mengapa kita tidak langsung saja menanamnya di pot atau tanah?? Pengalaman saya membuktikan bahwa cabe rawit yang langsung ditanam di tanah atau pot ternyata tidak semuanya tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, kita melakukan penyemaian untuk bisa menyeleksi bibit atau benih cabe rawit yang bagus dan mengabaikan bibit cabe rawit yang terserang penyakit atau cacat. Selain daripada itu, juga kita dapat memastikan bibit cabe tersebut sudah cukup kuat untuk dipindahkan ke media tanam yang berukuran lebih besar.

Adapun cara menyemai benih cabe menggunakan teknik sebagai berikut:

– Siapkanlah kertas tisu sebanyak beberapa lembar, kemudian basahi tissu tersebut menggunakan air.
– Sebarkanlah beberapa biji cabe diatas permukaan kertas tissu yang sudah dibasahi tadi.
– Kemudian tutuplah lembaran tisu yang berisi biji cabe rawit tadi, lalu basahi menggunakan air.
– Masukkanlah tisu tersebut dalam box atau wadah plastik dan tutup rapatlah.
– Tunggulah beberapa hari hingga biji cabe tersebut menjadi berkecambah.
– Pindahkanlah bibit cabe rawit tersebut yang sudah tumbuh tadi dalam media tanam.

Kalau kita melihat cara menanam cabe rawit dan cara menyemai bibit cabe rawit diatas memang terlihat cukup rumit. Akan tetapi cara tersebut termasuk teliti dan bagus. Kalau misalnya anda memperoleh bibit hasil dari membeli benih cabe rawit impor maka mungkin sah-sah saja. Akan tetapi kalau anda membuat benih cabe sendiri mungkin anda dapat menerapkan teknik yang lebih sederhana dalam menanam cabe rawit sendiri. Nah beginilah langkah-langh atau cara menyemai benih cabe rawit.

– Taburkanlah biji cabe rawit yang anda miliki dalam media tanam (pot atau polybag). Kemudian tutuplah menggunakan tanah secara tipis-tipis saja.
– Letakkanlah pot semaian cabe tersebut di tempat yang sudah terlindungi cahaya matahari dan air hujan secara langsung.
– Jagalah supaya jangan sampai ditotoli ayam atau disosor bebek.
– Siramlah pada setiap sor hari memakai air biasa. Kemudian jangan mengguyurnya langsung, karena biji cabe bisa saja buyar semua. Cukup menggunakan semprotan atau basahi secara perlahan atau hati-hati.
– Biasanya setelah 3 sampai 5 hari biji cabe sudah menunjukkan beberapa tanda-tanda akan tumbuh dan pada hari ke 7 bibit cabe rawit akan terlihat berdiri.

Cara Menanam cabe Rawit Menggunakan Polybag

Siapkanlah wadah atau media untuk menanam cabe rawit. Anda jangan pelit-pelit, usahakanlah media tanamnya berukuran sebesar minimal 30 cm.

Adapun cara menanam cabe rawit dalam polybag yaitu:

– Isilah wadah tempat menanam cabe rawit menggunakan campuran tanah gembur, pupuk kandang dan pupuk kompos. Proporsinya silahkan anda mengatur sendiri menurut perkiraan anda. BIasanya ada 2 bagian tanah yang dicampur 1 bagian pupuk.

Pilihlah bibit cabe yang terlihat sehat dengan memiliki ciri-ciri batang kuat dan daun sejumlah 5 sampai 6 helai.

Kemudian lepaslah atau wadah penyemaian kalau anda ingin menyemainya dalam polybag kecil. Kalau menyemainya di tanah maka usahakanlah anda jangan sampai merusak perakaran. Sertakan tanah aslinya sedikit untuk dapat membungkus akarnya. Kemudian pindahkanlah bibit cabe tersebut pada polybag atau pot ketika matahari tidak terlalu terik (disarankan dilakukan pada pagi atau sore hari).

Urug lobang tempat anda menanam bibit cabe rawit dengan bekas tanah hasil persemaian. Kemudian siramlah menggunakan air biasa secara secukupnya.

Nah, demikianlah informasi tentang cara menanam cabe rawit, budi daya cabe rawit dan cara menyemai cabe rawit. Mudah-mudahan informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang memerlukan informasi sebelum melakukan budidaya cabe rawit secara benar dan tepat melalui cara menanam cabe rawit diatas.

Loading...

About Author: FAJAR ASHAR

Gravatar Image
Saya FAJAR ASHAR, lahir di Bantaeng, 11 Agustus 1990. Saya pernah belajar di SDN 2 Lembang Cina Bantaeng, SMPN 1 BANTAENG, SMAN 2 BANTAENG, JURUSAN FISIKA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR dan sekarang melanjutkan MAGISTER di FISIKA UNHAS. Saya memiliki ketertarikan menulis di pengertian, kesehatan, manfaat, teknologi, game dan harga hp. Oleh karena itu pada situs ini banyak membahas hal tersebut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed