Menu

Benarkah Duduk Sepanjang Hari Sama Bahayanya dengan Merokok?

Halo Selamat datang di informasiana.com. Semoga artikel ini mampu menambah pengetahuan kita tentang info kesehatan tentang Benarkah Duduk Sepanjang Hari Sama Bahayanya dengan Merokok?.

pinggang-kembali kursi kerja kerja hernia Doc-sehat

INFORMASIANA – Ada berita buruk bagi mereka yang bekerja di kantor. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa duduk delapan jam sehari bisa sama berbahayanya dengan obesitas dan bahkan merokok.

Namun, ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk mengatasi kerusakan, seperti berolahraga atau bergerak selama satu jam sehari.

Studi baru ini dilakukan setelah para ilmuwan menganalisis data dari lebih dari satu juta orang, termasuk banyak studi sebelumnya tentang topik ini.

Seperti yang dilaporkan Masyarakat alamiTelah ditemukan bahwa duduk sepanjang hari dapat berkontribusi terhadap kanker, penyakit jantung, diabetes dan bahkan kematian dini.

Baca Juga  Pemilik Golongan Darah O Lebih Berisiko Sakit Maag? - Info Kesehatan

Ditemukan bahwa dibutuhkan pelatihan intensitas sedang 60 hingga 75 menit per hari untuk menghambat kerusakan harian antar sesi terlalu lama. Ini secara drastis mengurangi risiko kematian dini dan berbagai faktor risiko lainnya.

"Kita tidak dapat menekankan pentingnya melakukan olahraga, apakah kita akan makan siang, berjalan pagi atau bersepeda untuk bekerja," kata Ulf Ekelund, penulis buku Sekolah Ilmu Olahraga Norwegia.

Lars Bo Andersen menyetujui ulasan di majalah Lancet. Dia mengatakan masalah lain juga mempengaruhi kesehatan, bukan hanya duduk sendiri selama delapan jam sehari.

"Banyak orang tidak hanya menonton TV, mereka juga makan makanan ringan berlemak," katanya.

Studi ini mungkin juga cukup untuk menunjukkan bahwa rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau WHO (sekitar 30 menit pelatihan harian) mungkin tidak cukup untuk memerangi kerusakan yang tidak bergerak dalam tubuh.

Baca Juga  4 Jenis Hobi yang Baik untuk Kesehatan - Info Kesehatan

"Pesan kami positif: itu bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan risiko ini jika kami cukup aktif, bahkan tanpa pindah atau pergi ke gym," tambah Ekelund.

Meskipun hanya 25 persen responden yang benar-benar berlatih 60 menit atau lebih dalam sehari dalam penelitian ini, Ekelund mengatakan bahwa Anda dapat beradaptasi dengan bersepeda, mulai bekerja, atau berjalan-jalan di siang hari.

Sementara Dr. Suzanne Steinbaum, seorang ahli jantung pencegahan di Lenox Hill Hospital, New York City, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, setuju dengan penelitian ini.

Baca Juga  Apakah Tidak Masalah Jika Hanya Berolahraga Pada Akhir Pekan Saja?

"Saya suka penelitian ini karena itu benar-benar menunjukkan bahwa kita dapat melakukan sesuatu, itu melibatkan banyak orang, itu menunjukkan betapa pelatihan yang relevan dalam hidup kita," Steinbaum menyimpulkan.

"Ini bukan lagi kegiatan santai, dan ini bukan hanya pengobatan untuk berolahraga, itu bukan pilihan untuk tidak berolahraga, dan kita harus membawa ini ke dalam hidup kita," lanjutnya.

Semoga berita kesehatan ini dapat menghadirkan manfaat bagi siapapun yang membutuhkan informasi mengenai Benarkah Duduk Sepanjang Hari Sama Bahayanya dengan Merokok?.