Menu

Belum tentu sehat, malah berbahaya!

Halo mas bro selamat datang di blog informasiana.com. Kali ini kita akan membahas informasi unik tentang Belum tentu sehat, malah berbahaya!. Kamu jangan lupa yah untuk bagikan tulisan di sosial media kalian.

Selama beberapa dekade, joging itu telah menjadi olahraga yang nyaman, dengan manfaat signifikan seperti meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan jantung. Jogging juga dipercaya dapat meningkatkan kualitas metabolisme tubuh dan menurunkan berat badan. Namun, apakah manfaatnya seindah yang dibayangkan?

Greg Brookes, pakar kebugaran, memiliki enam fakta tentang joging yang tidak selalu membuat Anda tetap sehat. Dia mengungkapkan pertanyaan kontroversialnya manfaat jogging dia di Daily Mail. Berikut ini enam hal negatif tentang jogging:

1. Kurangi ukuran jantung

Kontroversi tentang kelebihan jogging

Saat jogging, seseorang memiliki harapan tinggi agar aktivitas ini bisa menurunkan berat badan. Faktanya, kata Brookes, itu tidak berhasil, bahkan jogging bisa mengurangi ukuran jantung seseorang.

"Otot-otot kecil menggunakan sedikit tetapi energi yang efisien. Jika jantung adalah otot dan Anda memaksanya bekerja untuk waktu yang lama, maka jantung akan secara alami menyusut. Jika Anda ingin ukuran jantung meningkat, Anda harus melatih kekuatan jantung, jangan berolahraga. untuk menambah ukurannya, "katanya.

Baca Juga  Tips Jaga Kolesterol Meski Suka Makan Nasi Padang - Info Kesehatan

2. Luka

Kontroversi tentang kelebihan jogging

Jogging juga dapat menyebabkan cedera yang disebabkan oleh gerakan otot lutut atau pergelangan kaki yang berulang-ulang. Menurut Brookes, jika seseorang berlari semakin banyak, tubuh mempersiapkan dia untuk balapan berikutnya. Saat itu seseorang benar-benar memiliki banyak lemak.

"Ketika Anda berlari selama 2,5 jam, berat badan Anda akan ditopang oleh persendian. Jika persendian terus mendukung beban, persendian akan aus. Akibatnya, Anda menjadi rentan terhadap cedera," kata Brookes.

3. Kurangi metabolisme

Kontroversi tentang kelebihan jogging

Kebanyakan orang percaya bahwa jogging dapat membantu fungsi metabolisme dengan baik. Sayangnya, kepercayaan itu dinilai oleh Brookes sebagai ide yang buruk.

Menurutnya, jogging membuat energi yang dikeluarkan oleh tubuh lebih besar. Karena kekurangan energi, tubuh mengambilnya dari jaringan otot.

"Jika Anda serius ingin merusak otot dan ingin mengurangi metabolisme Anda, Anda harus terus jogging," kata Brookes sarkastik.

4. Menyebabkan obesitas

Kontroversi tentang kelebihan jogging

Lemari jogging bisa membuat tubuh lebih ramping dan Brookes diyakini hanya mimpi. Karena jogging membuat seseorang berpotensi gemuk.

"Lemak adalah bagian dari tubuh yang merupakan sumber energi. Semakin Anda berlari, tubuh akan bersiap untuk lari berikutnya. Anda akan memiliki lebih banyak lemak," katanya, seperti yang disebutkan sebelumnya.

Baca Juga  Kanker Dapat Dicegah - Informasiana

Alasan lain, seseorang tidak akan ramping karena tubuh adalah "mesin" yang luar biasa. Tubuh akan menyesuaikan apa saja. Semakin banyak seseorang menghabiskan waktu, manfaat yang diperoleh adalah energi minimum yang digunakan dan kalori yang terbakar paling sedikit

5. Menyebabkan selulit

Kontroversi tentang kelebihan jogging

Jogging dapat menyebabkan seseorang mengalami selulit. Menurut Brookes, jogging membuat sistem limfatik bekerja secara tidak normal. Sistem limfatik adalah sistem sirkulasi sekundar yang berfungsi untuk mengalirkan getah bening / getah bening ke dalam tubuh. Kurangnya sirkulasi limfatik yang halus dapat menyebabkan selulit.

Fakta ini didukung oleh Marco Mastrorocco, Kepala Pelatih dan Manajer Epic Kickboxing Gym di London Barat. Menurut Mastrorocco, jogging adalah olahraga yang mengembangkan selulit dalam tubuh.

"Selulit adalah bentuk fungsi abnormal dari sirkulasi limfatik yang mempengaruhi kulit. Jika jogging terus berlanjut, radikal bebas akan merusak sel," katanya.

Pendapat serupa diungkapkan oleh Carole Caplin dari Lifesmart Health Club, menurutnya, sebagian besar kasus selulit disebabkan oleh pekerjaan. Sayangnya, orang salah paham selulit.

Baca Juga  Peraturan Aneh Dan Unik Yang Ada Di Indonesia

"Olahraga baik untuk menghilangkan stres pada tubuh, tetapi olahraga seperti jogging adalah penyebab selulit. Sirkulasi limfatik yang salah meningkatkan stres," katanya.

6. Risiko masalah kesehatan

Kontroversi tentang kelebihan jogging

Jogging tidak menghilangkan risiko seseorang mengalami serangan jantung. Brookes mengatakan bahwa jogging hanya mengurangi kalori, menguatkan jantung dan metabolisme jika dilakukan selama 10 menit.

Sayangnya, katanya, banyak orang jogging secara berlebihan. Alhasil, ya, bukan manfaat yang didapat, tetapi risiko masalah kesehatan yang justru muncul.

Kontroversi tentang kelebihan jogging

Brookes percaya bahwa jogging yang berlebihan dapat menyebabkan metabolisme yang berlebihan. Artinya, jogging yang normal dapat mengurangi kalori yang dibutuhkan. Tetapi jika dilakukan secara berlebihan, kalori yang terbakar melebihi batas yang disyaratkan. "Ini yang berbahaya," kenangnya.

Oleh karena itu, Brookes merekomendasikan semua orang untuk berlari dengan cara alami, dengan model olahraga yang terukur dan terstruktur.

Misalnya, pada satu waktu latihan, hanya butuh lima menit untuk pemanasan, lari 30 detik dan joging selama 90 detik. "Ulangi pola ini tiga hingga delapan kali. Dengan model ini, Anda cukup bersepeda atau jogging di gym," pungkasnya.

Semoga bermanfaat.

Gimana teman-teman? kami berharap guys dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.