Menu

Bahaya Flu Perut pada Bayi dan Anak-Anak – Info Kesehatan

Halo mbak bro selamat datang di website informasiana.com. Kali ini kita akan membahas informasi menarik tentang Bahaya Flu Perut pada Bayi dan Anak-Anak. Kamu jangan lupa yah untuk bagikan tulisan di sosial media kalian.

INFORMASIANA- Bu, pernahkah Anda mendengar istilah flu perut pada anak-anak? Bahkan jika itu membawa nama flu, pengaruh lambung atau apa yang dikenal sebagai gastroenteritis berbeda dari flu atau pengaruhnya. Gastroenteritis adalah penyakit yang menyerang lambung, usus kecil dan usus besar dan cukup sering dialami oleh bayi dan anak kecil.

Apa pengaruh lambung atau gastroenteritis?

Pengaruh lambung atau gastroenteritis adalah penyakit yang menyerang usus, lambung dan saluran pencernaan anak yang disebabkan oleh berbagai jenis virus dan bakteri. Selain dikenal sebagai flu perut, penyakit ini juga dikenal sebagai flu lambung.

Baca Juga  Lagi Naksir? Coba 9 Trik Anti Gagal untuk Taklukkan Gebetan

Gastroenteritis dapat menyebar dalam kontak dekat dengan orang yang terinfeksi virus flu perut. Penularan juga dapat dilakukan dengan berbagi makanan atau minuman dengan orang yang terinfeksi virus.

Selain itu, makanan yang tidak dirawat secara higienis juga dapat menyebabkan penularan flu perut. Misalnya, lupa mencuci tangan sebelum memasak, jangan membersihkan makanan dengan benar dan minum air yang terkontaminasi oleh limbah.

Gejala flu perut pada anak-anak

Gejala flu lambung dapat diamati 1 sampai 3 hari setelah infeksi. Secara umum gejala-gejala ini sangat bervariasi pada setiap pasien, mulai dari gejala ringan hingga berat. Gejala-gejala ini dapat berlangsung 1-2 hari tetapi juga bisa 10 hari.

Baca Juga  Risiko dan Solusi Jalani Puasa Ramadan bagi Penderita Diabetes

Beberapa gejala flu lambung yang sering terjadi antara lain sakit perut atau kram, diare, mual dan muntah, nafsu makan berkurang, penurunan berat badan, keringat sering berkeringat dan kulit lembab serta demam. Untuk anak-anak yang belum dapat mengekspresikan perasaan mereka, mereka cenderung pilih-pilih dan tidak mau mengisap.

Manipulasi pengaruh

Untuk penderita flu perut, perawatan utama berfokus pada pemenuhan kebutuhan cairan. Dianjurkan untuk memasok cairan sebanyak mungkin untuk menghindari dehidrasi. Jika dehidrasi cukup parah, mungkin perlu diinfus ke pasien.

Bahkan pemberian cairan elektrolit seperti ORS dapat membantu merehidrasi tubuh anak. Tetapi konsultasikan penggunaannya dengan dokter atau apoteker agar lebih jelas.

Baca Juga  11 Manfaat Calendula untuk Kecantikan dan Kesehatan - Info Kesehatan

Selain itu, orang tua dapat menyediakan makanan dalam jumlah kecil tetapi sering. Ini untuk mencegah limbah makanan dan menyebabkan mual pada anak-anak.

Pada anak-anak, gastro-arteritis harus segera diobati karena dapat mengakibatkan kematian pada anak-anak. Anda juga dapat mencegah penyakit ini dengan memperhatikan kebersihan lingkungan, membiasakan diri mencuci tangan dengan baik dan mengolah makanan dengan cara yang baik dan higienis.

Gimana teman-teman? Mudah-mudahan mbak bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.