Info Terbaru

Bacaan sholat 5 waktu, makna dan manfaat gerakan sholat

Advertisement
Loading...


Bacaan sholat 5 waktu, makna dan manfaat gerakan sholat | Inilah bacaan sholat wajib 5 waktu yang lengkap yang bisa anda jadikan pedoman untuk menyempurnakan bacaan sholat wajib 5 waktu anda. Tentunya bacaan sholat harus baik, bagus dan fasih. Karena lewat bacaan sholat tersebut, anda dapat diterima sholatnya. Ibaratnya, jika anda ingin menyampaikan sebuah pesan atau harapan kepada orang lain, akan tetapi itu tidak disampaikan dengan baik maka orang yang menerima pesan tersebut tidak akan mengerti malahan meninggalkan kita, sebab pola komunikasi kita seakan-akan tidak menghormati. Seperti itulah juga bacaan sholat 5 waktu, kita mesti menghafalkan dengan baik dan mengetahui makna dari bacaan sholat tersebut. Disini saya akan menyajikan informasi mengenai bacaan sholat 5 waktu, akan tetapi sebelum itu kita membahas terlebih dahulu manfaat gerakan shalat 5 waktu.

Tentunya diantara kawan-kawan masih belum paham kenapa gerakan shalat mesti demikian, dimana dimulai dari takbiratul ikhram, ruku’, i’tidal, sujud, duduk dan salam. Gerakan tersebut bukanlah gerakan yang sembarangan, akan tetapi dibalik itu semua ada makna dan manfaat yang begitu besar.

Bacaan sholat 5 waktu, makna dan manfaat gerakan sholat

bacaan sholat[tie_slideshow]

[tie_slide]

[one_fourth]

[/one_fourth][three_fourth_last]

Makna gerakan sholat

Makna gerakan sholat menandakan sebuah ketulusan hati untuk menyembah kepada Allah Swt, dan mewakili kehambaan dan kekhalifahan manusia.

  • Niat Shalat

Pada niat shalat bermakna untuk memberikan keputusan kepada hati untuk melaksanakan sholat secara totalitas kemanusiaan kita dimana jasmani dan ruhani senantiasa menyembah kepada Allah swt.

  • Takbir iftitah atau takbir pembukaan

Dengan menyuarakan takbir atau Allahu Akbar, maka itu bermakna bahwa kita memberikan dan pasrah atas segala urusan yang telah kita lakukan dan meminta perlindungan serta kasih sayang Allah Swt.

  • Qiyam atau berdiri

Makna dari berdiri dalam sholat ini sebagai keterwakilan malaikat dan pepohonan yang terus senantia berdiri dan memuja Allah Swt. Qiyam ialah berdirinya manusia di hadapann zat Yang Maha Kekkal dengan ragaa dan hatinya, kemudian disertai dengan kepala yang tertunduk saat qiyam itu mencerminkan bahwa segala upaya yang kita lakukan sebenarnya tidak lain karena Allah dan tiada kesombongan karena kita adalah makhluknya dan merendahkan hati.

  • Qiraat atau bacaan

Qira’at ialah untuk mensyukuri betapa sempurnanya Allah yang tanpa memiliki cacat, keindahan yang tak dapat diserupakan, dan kasih sayang Allah yang tak terbatas dengan mengucapkan kata Alhamdulillah. Juga, Qira’at yang menunjukkan bahwa segala macam perbuatan bisa terwujud atas pertolongan Allah dan sebagai pujian hanyalah untuk dia. Kemudian untuk menghubung dengan zat yang Pemilik Alam semesta dengan melafazkan

“Ya Tuhan Hanya kepada Mu aku menyembah dan hanyya kepada-Mu aku memohon pertoloongan) Iyyaka na’bu wa iyyaka nastain

  • Ruku’

Pada posisi ini, manusia mewakili ibadahnya malaikat yang senantiasa menyembah Allah dalam posisi ini dengan konsisten dan hewan-hewan yang senantiasa berdiri dalam ruku’nya diatas empat kaki mereka. Ruku’ mengartikan keagungan Sang Pencipta dengan seluruh alam semesta yang senantiasa memahamkan diri kita sebagai manusia yaitu makhluh yang lemah dan tidak punya apa-apa dengan melafazkan “subhana robbial azim”.. untuk selalu berusaha menanamkan nilai keTuhanan di dalam hati dan ketika kita mengangkat kepala dari ruku’ maka kita akan memperoleh rahmat Allah dengan cara mengulang-ulang kebesarran Allah Swt.

  • Sujud

Pada posisi sujud ini mewakili peribadahan yang dilakukan oleh para malaikat dan seluruh binatang melata yang seumur hidupnya senantiasa bersujud kepada Allah Swt. Kemudian sujud juga berarti upaya meninggalkan seluruh aktivitas dan segala aktivitas yang kita lakukan tiada lain untuk Allah dengan melafazkan “Subhanarobbial a’la’ dengan segala kerendahan hati untuk keindahan Allah, asma Allah dan seluruh sifatNya.”Seorang hamba akan merasakan kedekatan kepada Allah Swt disaat bersujud, dimana jarak kita terhadap Tuhan hanya sejauh sajadah dengan kepala pada saat kita bersujud. Olehnya itu menurut Muslim, perbanyaklah doa disetiap dalam sujud.

  • Qa’da (duduk)

Pada posisi Qa’da ini manusia mewakili ibadahnya seluruh malaikat yang menyembah sambil duduk dan mewakili gunung-gunung dan bebatuan yang senantiasa menyembah Allah dalam keadaan duduk. Kemudian manusia dalam duduknya sebagai bentuk penegaasan bahwa segala sesuatu yang dimiliki sebenarnya dari Allah dengan melafazkan tahiyyat. Lalu ada perbaruan iman ddengan melafazkan kalimat shadat. Didalam sholat, semacam Mi’raj untuk orang beriman, tasyahu ialah mengingat percakapan antara Allah Swt dengan Nabi Muhammad Saw pada saat mi’raj.[/three_fourth_last]

[/tie_slide]

[tie_slide][one_fourth]

[/one_fourth][three_fourth_last]

 

Manfaat Gerakan Sholat

Gerakan sholat tidak hanya sampai pada persoalan makna saja, akan tetapi sholat memiliki manfaat disetiap geraknya terutama untuk kesehatan tubuh. Dari sudut pandang ilmiah telah membuktikan bahwa shalat adalah obat yang paling mujarab untuk segala macam penyakit. Berikut ulasan manfaat gerakan shalat:

  • Takbiratul Ihram

Pada takbiratul ihram, posisi badan kita berdiri tegak, sambil mengangkat kedua tangan sejajar pada telinga, lalu melipatnya pada area depan perut atau dadaa bagian bawah. Posisi ini bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, getah bening atau limfe dan untuk melatih kekuatan otot lengan. Posisi jantung yang ada dibawah otak akan memungkinkan darah untuk mengalir secara lancar mengarah ke seluruh tubuh. Di saat mengangkat kedua tangan, otot bauh yang meregang sehingga aliran darah mengandung banyak oksigen akan bergerak lancar. Kemudian pada kedua tangan yang didekatkan pada area depan atau dada bagiann bawah, gerakan ini untuk menghidarkan dari segala macam gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

  • Ruku’

Pada posisi ruku’ dimana rukuk yang sempurna itu ditandai dengan tulang belakang yang lurus sehingga apabila diletakkan segelas air diatas punggung maka air tersebut tidak akan tumpah. Kemudian posisi kepala mesti lurus selurus dengan tulang belakang. Gerakan ruku’ ini bermanfaat untuk menjaga bentuk kesempurnaan posisi dan fungsi pada tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai cara untuk menyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung akan sejajar dengan otak, sehingga dapat mengalirkan darah secara maksimal pada tubuh bagian tengah. Kemudian tangan yang bertumpu pada lutut akan berfungsi merelaksasi otot-otot bahu sampai kebawah, selain itu rukuk ialah latihan kemih untuk menghindarkankan gangguan prostat.

  • I’tidal

Pada posisi i’tidal atau bangun dari rukuk, dimana tubuh kembali ditegakkan, kemudian mengangkat kedua tangan setinggi telinga yang bermanfaat untuk melatih alat pencernaan kita dimana organ-organ yang ada dalam perut akan mengalami pijatan dan relaksasi secara bergantian yang akan berefek melancarkan pencernaan.

  • Sujud

Pada gerakan sujud dimana kita akan menungging dengan meletakkan kedua tanggan, ujungkaki dan lutut serta dahi pada lantai. Gerakan sujud ini bermanfaat untuk mengalirkan getah bening dan memompa mengarah ke bagian ketiak dan leher. Kemudian untuk posisi jantung yang ada diatas otak menyebabkan otak akan dialiri darah yang kaya oksigen. Aliran darah ke otak ini akan berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukanlah sujud dengan tuma’ninah, janganlah tergesa-gesa supaya darah dapat mencukupi seluruh ruang di otak. Pada posisi sujud juga akan menghindarkan dari gangguan wasir. Terkhusus untuk wanita maka ruku dan sujud memiliki manfaat yang sangat luar biasa untuk kesuburan dan kesehatan pada organ kewanitaan

  • Duduk

Pada posisi duduk, terdiri atas dua macam yaitu tahiyat awal dan tahiyyat akhir. Perbedaannya pada posisi telapak kakinya. Gerakan ini bermanfaat dimana pada saat iftrosy atau tahiyya awal dimana kita bertumpu diarea pangkal paha yang menghubungan dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi tahiyyat awal ini juga akan menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang seringkali menyebabkan penderita tidak mampu berjalan. Kemudian pada posisi duduk tawarruk atau tahiyyat akhir memiliki manfaat yang sangat baik untuk pria sebab tumit akan menekan aliran kandung kemih (uretra), kelenjar kelamin pria (prostataa) dan saluran vas deferens. Jika dapat dilakukan dengan benar maka dengan posisi ini dapat mencegah impotensi. Variasi posisi telapaak kaki pada iffirosy dan tawarruk akan menyebabkan pada seluruh otot tungkai akan turut meregang dan relaks kembali. Gerak dan tekanan yang harmonis inilah yang akan menjaga kekuatan dan kelenturan pada organ-organ gerak tubuh kita.

  • Salam

Pada gerakan salam dimana kita memutar kepala mengarah ke kanan dan ke kiri secara maksimal yang bermanfaat untuk merelaksasi otot pada area leher dan kepala akan menyempurnahkan aliran darah yang ada di kepala. Gerakan ini juga dapat mencegah terjadinya sakit kepala dan akan menjaga kekencangan pada kulit wajah.

Gimana kawan-kawan sekalian tentunya sudah bisa mengetahui makna dan manfaat gerakan sholat, selanjutnya kita akan membahas bacaan sholat 5 waktu.[/three_fourth_last]

[/tie_slide]

[tie_slide]

Bacaan sholat

Untuk mengawali sholat 5 waktu, tentunya kita membutuhkan niat shalat atas semuanya, niat shalat pada setiap waktu memiliki niat shalat yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, akan tetapi perbedaannya itu hanya terletak di lafaz rakaatnya, untuk lebih lengkapnya sebagai berikut:

  1. Niat Sholat Subuh 2 Raka’at

USHOLLII FARDDLOLSH SHUBHI ROK’ATAINI MUSSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN (IMAAMAN/MA’MUUMAN) LILLAAHI TA’AALAA.

Artinya :
Aku sengajja sholat fardlu shubuh dua rakka’at menghadap qiblat (sebagai imam/sebbagai makmum) karena Allah.
2. Niat Sholat Dhuhur 4 Raka’at

USHOLLII FARDLODH DHUHRI ARBA’A ROKA’AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN (IMAAMAN/MA’MUUMAN) LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya :
Aku sengajja sholat fardlu dhuhur empatt raka’at menghadap qiblat (sebagai imam/ssebagai makmum) karena Allah.

3. Niat Sholat Ashar 4 Raka’at

USHOLLII FARDLOL ‘ASHRI ARBA’A ROKA’AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN (IMAAMAN/MA’MUUMAN) LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya :
Aku sengajja sholat fardlu ashar empat raka’at menghhadap qiblat (sebagai imam/sebaggai makmum) karena Allah.

4. Niat Sholat Magrib 3 Raka’at

USHOLLII FARDLOL MAGHRIBI TSALAATSA ROKA’AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN (IMAAMAN/MA’MUUMAN) LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya :
Aku senggaja sholat fardlu maghrib tiga raka’at menghaddap qiblat (sebagai imam/sebbagai makmum) karena Allah.

5. Niat Sholat Isya 4 Raka’at

USHOLLII FARDLOL ‘ISYAA-I ARBA’A ROKA’AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN (IMAAMAN/MA’MUUMAN) LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya :
Aku sengajja sholat fardlu isya empat raka’at menghaddap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) kkarena Allah

*Jika melaksanakkan sholat berjamaah sebagai imam maka tambahkanlah “imaaman” namun jika hanya sholat jamaah sebagai makmum maka tambahkan “ma’muuman.”

 

Bacaan takbiratul ihram.

الله اكبر

Allaahu akbar.

Allah Mmaha Besar.

Bacaan sholat untuk Bacaan iftitah.

إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ المُشْرِكِيْن . إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْن لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ المُسْلِمِيًن

Innii wajjahtu wajhhiya lilladzii fatharas samaawaati wal-ardha, haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaati wanusukii wamahyaaaya wamamaatii lillaahi rabbil ‘alaamiina. Laa syariika lahu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimiina.”

Sesungguhnya aku menghadapkan mukkaku kepada Dzat yang mencipptakan langit dan bumi dengan keadaann lurus dan berserah diri, dan bukannnya aku termasuk dalam goloongan musyrik. Sesungguhnya sembahyyangku, ibadatku, hidupku dan matikku hanya untuk Allah semesta alam. Tiadaa sekutu bagi-Nya, karena itu aku rela dipperintah dan aku ini adalah golongan orang Islam.

Untuk bacaan al Fatihah dan bacaan surat pendek, silahkan lihat saja di Al Quran.

Bacaan Sholat untuk Bacaan ruku.

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal ‘azhiimi wabihamdih

Maha Suci Tuhan Yang Maha Besar lagi Maha Terpuji.

Bacaan Sholat untuk Bacaan i’tidal.

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Sami’allaahu liman hamidah, rabbanaa walakal hamdu.

Allah mendengar akan sessiapa yang memuji-Nya. Hai Tuhan kkami, kepada Engkaulah segala pujian.

Bacaan SHolat untuk Bacaan sujud.

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal a’laa wabihamdih

Maha Suci Tuhan Yang Mahsa Tinggi lagi Mahha Terpuji

Bacaan Sholat untuk Bacaan duduk antara 2 sujud.

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Rabbighfirlii warhamnii warfa’nii wajburnii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii

Ya Allah ! ampunnilah dosaku, belas kasihanilah aku, dan anggkatlah darjatku dan cukuplah segala kekurangaanku dan berilah rezeki kepadaku, dan berrilah aku petunjuk dan sejahterakanlah aku dan berrilah keampunan padaku.

Bacaan sholat untuk Bacaan tasyahud awal.

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى  مُحَمَّد

Attahiyyaatul mubaarakaatush sholawaatuth thayyibatul lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahhumma sholli ‘alaa   Muhammad.

Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Ya Allah aku bersumpah dan berjanji bahwa tiada ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau ya Allah, dan aku bersumpah dan berjanji sesungguhnya Nabi Muhammad adalah utusan-Mu Ya Allah. Ya Allah, limpahkan shalawat-Mu kepada Nabi Muhammad.


Bacaan sholat untuk Bacaan tasyahud akhir dan doa.

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى  مُحَمَّد وعلى آلِ  مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى  إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ   إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى  مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ   مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى   إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ  إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد. اَلْلَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيْحِ الدَجَّالِ.

Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibatul lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahhumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shallaita ‘alaa Ibraahim, wa ‘alaa aali Ibraahim. Wabaarik ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa baarakta ‘alaa Ibraahim, wa ‘alaa aali Ibraahim. Fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid. Allaahumma innii a’uudzubika min ‘adzaabi jahannama wamin ‘adzaabil qabri wamin fitnatil mahyaa wamamaati wamin fitnatil masiihid dajjaal.

Segala kehormatann, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salamm, rahmat, dan berkahNya kupanjjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Sallam keselamatan semoga tetapp untuk kami seluruh hamba yangg shaleh-shaleh. Aku bersakssi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku berrsaksi bahwa Nabi Muhammad adalahh utusan Allah. Ya Allah! Limpahhkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. “ Sebbagimana pernah Engkau beri rahmat keppada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan llimpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta parra keluarganya. Sebagaimana Engkau mmemberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan kelluarganya. “ Diseluruh alam semessta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.” Ya Allah, akku berlindung kepada-Mu dari siksa jahhanam dan siksa kubur serta dari fitnah kehiddupan dan kematian dan dari kejahatan fitnahnya dajal.

Bacaan salam.

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله

Assalaamu ‘alaikum warahmatullaah.

Keselamatan dan rahmat buat Anda sekalian.

 Demikianlah informasi tentang bacaan sholat 5 waktu, makna dan manfaat gerakan sholat. Sekian dan terimakasih.

[/tie_slide]

[/tie_slideshow]

Loading...
Advertisements
Bacaan sholat 5 waktu, makna dan manfaat gerakan sholat | fajeros | 4.5