Menu

Apa Penyebab Gusi Berdarah ?

Selamat datang di informasiana.com. Semoga artikel ini dapat menambah pembelajaran kita tentang info kesehatan tentang Apa Penyebab Gusi Berdarah ?.

sensitif terhadap kesehatan gigi

Dokter yang Sehat – Masalah pendarahan gusi dapat terjadi pada kebanyakan orang. Secara umum, masalah ini dikenali saat menyikat gigi. Namun, mungkin tidak semua orang tahu apa sebenarnya penyebab gusi berdarah itu dan bagaimana cara merawatnya dengan benar.

Gusi berdarah dapat disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab paling umum adalah adanya plak dan karang gigi (kalkulus), yang melekat pada permukaan gigi. Gigi kita ditutupi dengan lapisan transparan yang halus, pelikel. Pelikel yang dijajah oleh bakteri disebut plak. Jika plak tidak dibersihkan, maka dapat di termineralisasi (dikeraskan) untuk membentuk karang gigi yang melekat pada permukaan gigi. Biasanya karang gigi ditemukan di leher rahim.

Kalkulus tidak hanya melekat pada permukaan gigi yang terlihat (di atas garis gusi), tetapi juga dapat melekat pada permukaan gigi yang ditutupi oleh gusi. Pada permukaan karang gigi biasanya juga terdapat koloni bakteri. Koloni bakteri plak dan karang gigi ini menyebabkan kerusakan pada jaringan pendukung gigi yang berasal dari gusi (bagian gusi yang dapat kita lihat). Kondisi ini disebut gingivitis (radang gusi). Karena peradangan, gusi mudah berdarah dalam trauma mekanis seperti sikat gigi atau tusuk gigi. Gusi berdarah adalah tanda awal kerusakan gusi.

Baca Juga  Kanker Usus Besar Bisa Dipicu Kebiasaan Buruk Jarang Makan Sayuran

Jika tidak segera ditangani, karang gigi dapat terus tumbuh, menyebabkan gusi melonggarkan permukaan gigi dan membentuk karung karet (disebut kantong periodontal). Kondisi ini disertai oleh gusi yang berdarah dan kerusakan pada tulang yang menopang gigi. Jika gigi tidak segera dirawat, gigi bergetar dan mungkin tanggal. Kondisi ini disebut periodontitis.

Karena penyebabnya adalah koloni bakteri plak dan karang gigi, solusi untuk masalah ini adalah membersihkan plak dan karang gigi. Plak dapat dibersihkan dengan menyikat gigi secara teratur dan benar. Sikat gigi Anda setidaknya dua kali sehari, pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Arah menyikat gigi dimulai dari gusi menuju gigi. Menyikat gigi secara horizontal tidak dibenarkan, karena menyebabkan keausan pada serviks dan resesi gusi (gusi tampak naik, rahang bawah tampaknya jatuh, membuat permukaan akar gigi terlihat).

Baca Juga  Awas! Kanker Paru-Paru Tidak Hanya Menyerang Para Perokok Saja

Tartar tidak bisa dibersihkan dengan menyikat gigi. Jadi jika ada karang gigi, dokter gigi harus datang ke skala (karang gigi). Kemudian dokter gigi akan melihat sejauh mana kerusakan jaringan gigi telah terjadi. Jika hanya radang gusi yang terjadi, penskalaan biasanya cukup. Namun, jika periodontitis telah terjadi, perawatan periodontal lain dilakukan. Kami menyarankan Anda datang ke dokter gigi setiap enam bulan untuk pemeriksaan menyeluruh sehingga masalah dapat diselesaikan lebih awal.

Selain karang gigi dan plak, perdarahan juga berhubungan dengan beberapa penyakit, termasuk kekurangan vitamin C dan kelainan darah. Kekurangan vitamin C terjadi pada orang yang tidak makan sayur atau buah dalam waktu lama. Pada pasien dengan kekurangan vitamin C, gusi membengkak, berwarna ungu dan berdarah. Kondisi kekurangan vitamin C ini disebut Scurvy. Cara mengobatinya adalah Vitamin C.

Gangguan darah, biasanya berhubungan dengan gusi berdarah, adalah leukemia dan trombositopenia. Leukemia adalah keganasan sel darah putih, sedangkan trombositopenia adalah suatu kondisi di mana jumlah trombosit darah dalam darah berkurang. Pada pasien leukemia, gusi diinfiltrasi oleh sel darah putih ganas. Secara klinis, gusi tampak membesar. Karena leukemia biasanya menyebabkan trombositopenia, gusi juga mudah berdarah pada pasien leukemia. Trombosit adalah salah satu unsur darah yang dibutuhkan untuk pembekuan darah. Jika jumlahnya turun di bawah batas normal, kemungkinan perdarahan lebih besar. Trombositopenia mungkin merupakan penyakit sendiri atau mungkin bagian dari kondisi lain seperti demam berdarah. Jadi, jika Anda melihat gusi berdarah dengan gejala lain seperti kelelahan, demam, penurunan berat badan, keringat malam, dan gejala lainnya, Anda harus segera pergi ke dokter untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga  Inerson – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping - Info Kesehatan

Semoga berita kesehatan ini bisa menghadirkan manfaat untuk siapapun yang memerlukan informasi mengenai Apa Penyebab Gusi Berdarah ?.