Menu

Apa itu Virus Zika? Ini penularan, dan cara mencegahnya

Hai teman-teman selamat datang di website informasiana.com. Kali ini kami akan menyajikan informasi unik tentang Apa itu Virus Zika? Ini penularan, dan cara mencegahnya. Anda jangan lupa yah untuk share artikel di sosial media kalian.

Informasi tentang virus Zika yang telah menyebar ke Amerika Tengah dan Selatan telah menjadi topik hangat dalam beberapa minggu terakhir. Baru-baru ini, ada penduduk dari Inggris dan Denmark yang terinfeksi virus ini yang telah disebarkan oleh nyamuk. Jadi, apakah ini sebenarnya virus Zika? Apa itu transmisi? Bagaimana Anda mencegahnya?

Seperti yang disebutkan di halaman resmi OMS, berikut adalah fakta lengkap tentang virus Zika yang perlu Anda ketahui:

1. Ditularkan oleh nyamuk
Penyakit ini disebabkan oleh virus Zika yang ditularkan melalui nyamuk Aedes, khususnya Aedes aegypti. Ini adalah nyamuk yang juga dapat menularkan demam berdarah dan chikungunya. Virus ini biasanya ada di Afrika, Amerika, Asia dan Pasifik.

Baca Juga  Misteri Tersembunyi Dibalik Batu Akik

2. Ditemukan di Afrika
Kehadiran virus Zika diidentifikasi untuk pertama kalinya di Uganda, sebuah negara di Afrika Timur pada tahun 1947 diserang oleh monyet. Hanya pada tahun 1952 kehadirannya diidentifikasi pada manusia di Uganda dan Tanzania.

3. Gejala
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CSF), jika seseorang terinfeksi virus ini, gejalanya muncul setelah 3-7 hari setelah digigit. Biasanya gejala yang muncul ringan seperti demam, ruam, nyeri sendi, mata merah, nyeri otot dan kadang muntah. Gejala dapat berlangsung dari dua hari hingga seminggu.

Baca Juga  10 Inovasi Konstruksi Jalan Ramah Lingkungan Masa Depan

4. Kelainan pertumbuhan otak pada anak-anak

Masih dalam studi tentang hubungan virus Zika pada wanita hamil dengan kelahiran anak dengan mikrosefali
Secara umum, virus ini tidak membahayakan orang dengan kondisi normal. Namun, berdasarkan penelitian yang masih berlangsung di Brasil, yang mengaitkan keberadaan virus dalam tubuh ibu hamil dengan kasus mikrosefali pada saat kelahiran anak. Mikrosefali adalah gangguan pertumbuhan otak pada bayi baru lahir.

5. Bagaimana mencegahnya
Untuk menghindari infeksi virus ini, kita harus mencegah gigitan nyamuk di dalam tubuh yang mengandung virus Zika sebanyak mungkin. Salah satu langkahnya adalah mengurangi sumber reproduksi nyamuk dan mengurangi kontak dengan hewan-hewan ini. Anda dapat menggunakan obat nyamuk, pakaian yang melindungi sebagian besar tubuh dan harus diwarnai, tidur menggunakan kelambu. Selain itu, membersihkan ember, pot bunga, tangki dan tempat-tempat lain yang dapat menjadi tempat tinggal nyamuk memainkan peran penting dalam mengurangi risiko infeksi.

Baca Juga  Penelitian: Lemak Ternyata Menjadi Sumber Energi Utama Dari Sel Kanker Otak

Bagi mereka yang belum bisa merawat diri, seperti anak-anak, orang sakit dan orang tua memberikan perhatian khusus.

6. Perawatan

WHO sendiri seperti yang dilaporkan Liputan6, mengatakan bahwa ketika seseorang terinfeksi itu tidak memerlukan perawatan khusus. Di atas semua itu, Anda harus banyak istirahat, minum cukup cairan, mengobati rasa sakit dan demam menggunakan obat-obatan generik. Jika gejalanya memburuk, segera konsultasikan ke dokter.

Ini adalah sekilas informasi tentang virus Zika. Semoga bermanfaat

Gimana guys? Mudah-mudahan mas bro bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk share artikel di sosial media kalian.