by

Alasan Karyawan Belum Ditransfer BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Namamu ada di Sini

INFORMASIANA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah menyalurkan bantuan BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan termin 2 kepada 8 juta orang hingga tahap 3. AKan tetapi baru 1,5 juta karyawan yang telah dicairkan atau ditransfer oleh pihak bank penyalur berdasarkan data terakhir.

Karyawan atau pekerja yang ingin cek online daftar penerima bantuan subsidi upah (BSU) ini bisa mengakses link resmi di kemnaker.go.id

Ada beberapa penyebab atau alasan beberapa karyawan belum mendapatkan bantuan senilai Rp1,2 juta per dua bulan ini.

Sebagai informasi, berikut jumlah karyawan dan realisasi sementara bantuan yang sudah cair di termin 2:

Tahap 1: penerima 2.180.382 karyawan baru cair 844.083 (38,71 persen)

Tahap 2: penerima 2.180.382 karyawan, baru cair 685.427 (25,26 persen)

Tahap 3: penerima 3.149.031 karyawan, baru mulai cair

Adapun jumlah anggaran yang sudah ditransfer ke rekening karyawan hingga tahap 3 mencapai Rp1,8 triliun. Sedangkan yang sudah disiapakan hingga tahap 3 mencapai Rp9,65 triliun.

Bagi karyawan yang ingin memastikan namanya masuk di dalam daftar penerima maka dapat melakukan proses cek online daftar penerima bantuan ini dengan cara sebagai berikut:

Buka website resmi Kementerian Ketenagakerjaan di www.kemnaker.go.id
Klik tombol “Daftar” di pojok kanan atas website
Klik “Daftar Sekarang” di bagian bawah kolom masuk jika belum mempunyai akun
Isi data diri seperti NIK, Nama Orang Tua, Email, Nomor HP, dan Password, kemudian Klik “Daftar Sekarang”
Setelah selesai, sistem akan mengirimkan kode OT via SMS ke nomor hp yang terdaftar
Lakukan aktivasi akun dengan cara masuk kembali ke website dan klik “Masuk” di pojok kanan atas website.
Kemudian isi formulir yang tersedia dengan lengkap
Setelah lengkap, akan muncul status pemberitahuan di dashboard apakah masuk dalam daftar penerima bantuan subsidi upah yang diusulkan dari BPJS Ketenagakerjaan ke Kemnaker atau tidak.
Jika namanya sudah terdaftar dalam sistem Kemnaker, namun belum mendapatkan bantuan subsidi gaji, bisa klik “Kirim Aduan” untuk mengadukan keluhannya.

Menaker ida Fauziyah menjelaskan beberapa penyebab bantuan ini belum cair ke semua target penerima. Salah satunya karena proses pencairannya yang bertahap sehingga karyawan diminta bersabar.

“Sisanya masih dalam proses penyaluran dan terus kami monitor perkembangan penyalurannya. Saya mohon agar para pekerja/buruh bersabar karena jumlah dana yang harus ditransfer Bank Penyalur ke masing-masing rekening penerima cukup besar, baik yang rekeningnya Bank Himbara maupun yang rekeningnya Bank Swasta”, kata Menteri Ida menambahkan.

Sebagai informasi, jumlah penerima bantuan BLT Subsidi Gaji di termin1 mencapai 12.252.668 pekerja/buruh atau sebesar 98,78 persen dari target penyaluran sebanyak 12.403.896 penerima.

Sejumlah calon penerima belum dapat menerima bantuan subsidi gaji/upah karena adanya beberapa kendala seperti duplikasi rekening; rekening sudah tutup; rekening pasif; rekening tidak valid; atau rekening yang telah dibekukan.

“Selain itu, terdapat rekening yang tidak sesuai NIK dan rekening yang tidak terdaftar di kliring. Jumlahnya rekening bermasalah ini mencapai 151 ribu rekening,” jelas Menaker Ida.

Menaker berharap masyarakat yang merasa berhak mendapat subsidi gaji/upah namun masih terkendala, untuk segera berkomunikasi dengan manajemen perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan agar datanya dapat diperbaiki. ***

News Feed