Info Terbaru

5+ Pengertian Hacker dan Cracker serta Jenis-jenisnya dan Tingkatan Hacker

Advertisement
Loading...


Pengertian Hacker dan Cracker | Inilah arti hacker dan cracker yang sering dipakai oleh orang-orang dalam mengartikan pengertian hacker dan Cracker. Baiklah pada pembahasan kali ini kita akan mengulas tentang pengertian Hacker dan Cracker, Jenis Hacker dan Cracker.

Berbicara Hacker dan Cracker merupakan sesuatu yang tidak asing lagi terdengar dalam dunia komputer. Akan tetapi ternyata masih banyak yang belum mengetahui seperti apa itu istilah craker dan hacker.

Cracker adalah sebutan untuk mereka yang memasuki sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif dimana biasanya pada jaringan komputer akan membypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, mendeface website milik orang lain bahkan sampai menghapus data orang lain atau mencurinya.

Hacker adalah seseorang yang memiliki keinginan untuk mengetahui secara detail tentang kinerja suatu sistem, jaringan komputer atau komputer, sehingga menjadi seseorang yang ahli dalam bidang penguasaan sistem, jaringan komputer atau komputer. Sedangkan hacking yaitu sikap dan kemampuan yang pada dasarnya mesti dipelajari sendiri. Istilah hacker yang seringkali kita salah artikan mengenai hal-hal yang merusak seperti ha*ck email, hack jaringan dall dan hack facebook. Akan tetapi sebetulnya Hacking adalah ilmu seni, seni keamanan jaringan komputer, tak semua hacker itu jahat. Ada juga yang baik.

Definisi atau pengertian Hacker terbagi atas tiga golongan yakni Orang awam, Middle It dan Highly IT.

Pengertian Hacker dan Cracker

Pengertian Hacker menurut orang awam

Hacker adalah orang-orang yang telah merusak sebuah sistem jaringan komputer.

Hacker adalah orang yang mencuri data pengguna lain lewat jaringan internet.

Hacker adalah orang yang memiliki kemampuan dalam menganalisa suatu situs atau sistem.

Pengertian Hacker menurut Middle IT

Hacker adalah panggilan untuk mereka yang telah memberikan sumbangan yang bermanfaat untuk jaringan komputer, membuat program kecil dan memberikannya kepada orang-orang di Internet.

Pengertian Hacker menurut Highly IT

Hacker adalah golongan profesional IT atau komputer, mereka boleh terdiri atas jurutera komputer, pengatur cara dan sebagainya yang mempunyai pengetahuan tinggi pada suatu sistem komputer. Hackier memiliki minat dan pengetahuan yang detail mengenai dunia IT sehingga berupaya untuk mengenal suatu sistem dengan melakukan uji coba terhadap sistem tersebut. Akan tetapi, para hacker tak akan melakukan kerusakan terhadap sistem tersebut dan dia memiliki etika seorang hacker.

Jenis-jenis Hacker

White Hat Hacker

white hat Hacker merupakan seseorang hacker yang memegang teguh standar etika, akses ke sistem komputer dilakukan untuk bertujuan bukan merugikan. Akan tetapi menguji ketahanan pada sistem tersebut. Jadi, hacker jenis ini sangat senang mempelajari sistem, bahkan banyak dari mereka yang sudah disewa menjadi konsultan keamanan. White hat hacker inilah yang menjadi hacker yang sebenarnya.

Black Hat Hacker

Black Hat hacker termasuk jenis hacker yang kegiatannya membobol sistem keamanan komputer untuk melakukan kerusakan seperti pencurian identitas, penipuan kartu kredit, menghapus file dan berbagai macam kegiatan merugikan yang lainnya. Hacker jenis ini biasa disebut juga sebagai Cracker.

Sisi Negatif pada Cracker.

1. Scanning yakni mengetahui hal-hal mendasar tentang sistem yang dipakai, baik itu operasi sistem, sistem file, vulnerelability (kemanan data) dan sebagainya.

2. Melakukan penyusupan pada sistem, hal ini terjadi kalau ada kemungkinan folder yang bisa diakses dengan priviedge Read Write dan execute oleh public. Sehingga orang dapat meletakkan file di server dan selanjutnya mengeksekusinya. Kemungkinan kedua yaitu lemahnya pengaturan server.

3. Menerobos password super user, dapat terjadi kalau point 2 sudah bisa dilakukan maka akan sangat mudah sekali.

4. Selanjutnya mengubah data secara acak, yang dirusak yaitu halaman untuk SMP X terus halaman ke 10. Cracker bekerja secara cepat supaya tak diketahui oleh adminnya. Kalau haris mikir-mikir bisa ketahuan admin.

5. Melakukan deface (penggantian halaman) seperti contohnya: pada tahun 2004 yang lalu, website KPU, partai-partainya berubah menjadi partai ketela, padi dan sebagainya.

Grey Hat Hacker

Grey Hat hacker termasuk orang yang menganut standar etika ganda dalam setiap kegiatan hackingnya. Sekali waktu mungkin hacker ini sangat menjunjung etika hacker. Akan tetapi di waktu yang lain kegiatannya terlihat melanggar batas-batas hukum. Jadi kelompon ini memang berada di antara black hat hacker dan white hat hacker.

Hacktivist Hacker

Hacktivist Hacker adalah jenis hacker yang memakai kemampuannya untuk bisa menyebarkan pesan-pesan tertentu seperti ideologi, agama, politik dll. Mereka melakukan website deface untuk bisa memunculkan pesan mereka di website korban.

Keuntungan menjadi Hacker

– Bisa merambah ke berbagai tempat
– Bisa cepat belajar pemrograman
– Bisa melakukan pemrograman, tak hanya teori.

Kerugian Hacker

– Sombong
– Merusak sistem orang
– Mencuri Password.

Tahapan Hacker

1. Mundane Person: Tahapan yang dilewati oleh mereka yang ingin menjadi hacker. Mundane Person termasuk tingkatan terbawah seseorang dimana tingkatan ini pada dasarnya tak mengetahui sama sekali mengenai hacker dan cara-caranya. Meskipun dia mungkin mempunyai komputer sendiri dan akses internet. Dia hanya mengetahui bahwa yang namanya hacker itu menerobos sistem komputer dan ingin melakukan hal-hal yang negatif.

2. Lamer: Tahapan yang dilalui oleh mereka yang ingin menjadi hacker dimana pada tingkatan ini masih dibingungkan oleh seluk beluk hacking karena dia berfikir bahwa melakukan hacking sama seperti cara-cara warez (dalam dunia underground berarti menggandakan perangkat lunak secara ilegal). Pengetahuannya tentang hal-hal seperti itu masih tergolong minim. Akan tetapi sudah mencoba belajar. Seseorang pada tingakatan ini sudah dapat mengirimkan trojan (yang dibuat orang lain) ke atau pada komputer orang lain saat melakukan obrolan pada IRC atau ICQ dan menghapus file-file mereka. Padahal dia sendiri tidak mengetahui secara persis bagaimana trojan bekerja. Seseorang yang sukses menjadi hacker biasanya dapat melalui tahapan ini secara sangat cepat dan bahkan melompatinya.

3. Wannabe: Tahapan ini seseorang sudah mengetahui bahwa untuk melakukan tindakan hacking itu lebih dari sekedar memasuki sistem komputer orang lain. Dia lebih menganggap hal tersebut sebagai way of life. Akhirnya dia jadi ingin mengetahui lebih banyak lagi. Dia akhirnya mulai mencari, membaca, dan mempelajari mengenai metode-metode hacking dari berbagai macam sumber.

4. Larva: Dikenal sebagai sebutan Newbie. Pada tingkatan ini sudah mempunyai dasar-dasar teknik hacking. Dia akan mencoba menerobos memasuki sistem orang lain hanya untuk mencoba apa yang sudah dia pelajari. Meskipun demikian, pada tingkatan ini dia mengerti bahwa saat melakukan hacking dia tidak mesti merusak sistem atau menghapus apa saja kalau hal tersebut tidak dibutuhkan untuk menutupi jejaknya.

5. Hacker: Pengertiannya sama pada paragraf pertama.

Tingkatan Keahlian Hacker

1. Wizard: Secara harfiah untuk istilah wizard yaitu dukun, tukang sihir. Wizard termasuk salah satu tuntunan saat menjalankan program, baik saat melakukan instalasi, setting dan sebagainya. Tingkatan keahlian dari seorang hacker, istilah ini diberikan kepada seseorang yang sudah mempunyai pengetahuan luas di bidangnya. Kemampuannya tersebut tak diragukan lagi.

2. Guru: Tingkatan keahlian dari seorang hacker. Istilah ini dipakai oleh seseorang yang sudah mengetahui semua hal di bidangnya, bahkan yang tak terdokumentasi. Dia mengembangkan beberapa trik tersendiri melampai batasan yang diperlukan. Kalau bidangnya berhubungan dengan aplikasi, dia mengetahui lebih banyak dibandingkan pembuat aplikasi tersebut.

Karakter Hacker

1. Dark side Hacker: Karakter dari para hacker yang bersifat merusak. Istilah ini diambil dari film star wars george lucas. Seorang dark side hacker sama seperti Darth vader yang tertarik pada kekuatan kegelapan. Hal tersebut tidak ada hubungannya dengan masalah jahat atau baik. Akan tetapi lebih pada sah (Sesuai hukum yang berlaku) dan “Kekacauan”. Seorang Dark Side Hacker memiliki kemampuan yang sama dengan semua hacker. Akan tetapi “sisi gelap” dari pikirannya dapat menjadi unsur yang berbahaya untuk seluruh komunitas.

2. Malicious Hacker: Karakter dari para hacker yang bersifat merusak. hacker yang mempunyai sifat jahat dan menyerang sistem dengan bermaksud jahat. Istilah untuk sebutan orang yang merusak sistem orang lain untuk sekedar iseng (tak merasa bersala) tanpa mendapatkan apapun dari tindakannya tersebut.

DAFTAR PUSTAKA:
a. Lestari Sri, Prasetya, “Kasus Kejahatan Komputer” Artikel

b. Prabowo W. Onno, “Belajar Menjadi hacker” Artikel

Demikianlah informasi tentang pengertian hacker dan cracker serta Jenis-jenisnya. Semoga saja informasi ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua tentang pengertian hacker dan cracker.

Loading...
Advertisements
5+ Pengertian Hacker dan Cracker serta Jenis-jenisnya dan Tingkatan Hacker | fajeros | 4.5