Menu

4 Sebab Seseorang Menangis Usai Berhubungan Seks

Helo mbak bro selamat datang di blog informasiana.com. Kali ini informasiana.com akan menyajikan informasi menarik mengenai 4 Sebab Seseorang Menangis Usai Berhubungan Seks. Anda jangan lupa yah untuk bagikan tulisan di sosial media kalian.

INFORMASIANA – Setelah berhubungan seks, bukan hanya kesenangan yang bisa Anda alami. Tidak jarang, mereka yang melakukan hubungan seksual merasa cemas hingga menderita. Siapa yang mengalaminya sering bertanya-tanya apakah itu normal?

Secara klinis, menangis setelah berhubungan seks dikenal sebagai disforia postcoital (PCD) atau – terkadang – posting sedih (PCT). Gejala PCD termasuk keluarnya cairan, kesedihan dan lekas marah setelah hubungan seksual konsensual, bahkan jika itu benar-benar memuaskan.

PCD tidak boleh melibatkan orgasme. Ini dapat terjadi pada siapa saja, terlepas dari jenis kelamin atau orientasi seksual. Penelitian tentang hal ini terbatas, sehingga sulit untuk mengatakan berapa banyak orang yang mengalaminya.

Baca Juga  Kerap Diremehkan, 4 Hal Ini Membuktikan Jadi Cleaning Service Bioskop Tak Seenak yang Dilihat - Informasiana.com | Portal Berita Unik | Viral

Dalam sebuah studi 2015, para peneliti mewawancarai 230 wanita heteroseksual dan menemukan bahwa PCD adalah umum.

Menggunakan kuesioner anonim untuk studi 2018, para peneliti menemukan bahwa dari 1.208 pria, 41% memiliki PCD. Hingga 4% mengatakan itu normal. Jadi apa alasan orang menangis setelah berhubungan seks? Inilah pernyataan di halaman Jalur Kesehatan:

kebahagiaan

Emosi dapat membangkitkan tangisan dan tidak selalu buruk. Banyak orang mungkin hidup atau menyaksikan air mata bahagia saat pernikahan atau saat kelahiran anak. Hal yang sama dapat terjadi selama atau setelah berhubungan seks.

Ini bisa jadi karena orang tersebut sedang jatuh cinta, atau mungkin dia baru saja melakukan hubungan seks terbaik. Jika Anda tidak pernah melakukan hubungan seks dalam waktu yang lama atau meramalkannya untuk waktu yang lama, perasaan ini bisa menjadi lebih intens.

Baca Juga  Kisah Dan Fakta Pecahnya Kode Surat Dari Lucifer Sang Raja Iblis DiItalia

Respon biologis

Beberapa perkiraan menunjukkan bahwa 32 hingga 46% wanita mengalami PCD. Tetapi belum ada banyak penelitian untuk menentukan mengapa ini terjadi.

Ini bisa jadi karena perubahan hormon yang terjadi saat berhubungan seks, yang dapat menyebabkan emosi yang intens. Menangis juga bisa menjadi mekanisme untuk mengurangi ketegangan dan stimulasi fisik yang intens. Terkadang, ini murni faktor fisik.

sakit

Ada banyak alasan mengapa Anda mungkin mengalami rasa sakit saat berhubungan seks. Mereka disebut hubungan seksual yang menyakitkan dispareunia, yang termasuk rasa sakit selama atau setelah hubungan seksual.

Baca Juga  Bila Merasa Disakiti Mengadulah Kepada Allah Jangan Pada Manusia, Agar Tidak Terjerumus Pada Ghibah

Ini dapat terjadi karena kurangnya pelumasan, trauma atau iritasi pada saluran genital, infeksi vagina atau kondisi kulit lainnya di dekat daerah kemaluan.

cemas

Menangis adalah reaksi alami terhadap stres, ketakutan, dan kecemasan. Ketika dia merasa cemas secara umum, sulit untuk mengeluarkannya saat berhubungan seks.

Kecemasan dapat terjadi karena khawatir tidak bisa memuaskan pasangan Anda atau jika Anda memenuhi harapan. Semua kecemasan itu bisa membuka pintu air mata dan menangis.

Gimana mas bro? Semoga bro bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.