Menu

4 Nasihat Theodore Permadi Rachmat Biar Sukses Jadi Pemimpin

Helo teman-teman selamat datang di website informasiana.com. Kali ini kami akan membahas informasi menarik mengenai 4 Nasihat Theodore Permadi Rachmat Biar Sukses Jadi Pemimpin. Teman-teman jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.

Anehnya, karena pada tahun 2019 pendiri grup Triputra Theodore Permadi Rachmat dan keluarganya telah memasuki orang terkaya kesembilan di peringkat di Indonesia Forbes, Jumlah kekayaannya naik menjadi US $ 1,7 miliar atau Rp. 24 triliun.

Mantan kepala grup Astra memulai karirnya sebagai salesman. Namun berkat kerja kerasnya, ia bisa pindah ke posisi direktur.

Di bawah kepemimpinannya, Astra berkembang pesat. Cabang-cabangnya juga tumbuh pada tahun 1989, akibatnya Theodore Permadi Rachmat diangkat sebagai komisaris dari tahun 1998 hingga 2000.

Singkatnya, ia juga ingin melarikan diri dari zona nyamannya dan mencari tantangan baru dengan mendirikan Grup Triputra. Perusahaan ini aktif di sektor pertanian, manufaktur, komersial, dan jasa, pertambangan, dan dana pensiun.

Sebagai salah satu konglomerat paling terkenal di Indonesia, TP Rachmat juga memiliki beberapa saran inspirasional bagi kita yang bercita-cita untuk menjadi pengusaha. Berikut ini adalah saran dari Theodore Permadi Rachmat yang dikutip dari pidatonya di acara tersebut CEO Indonesia 2017 yang paling dikagumi.

Baca juga: Kendaraan MPV rendah terbaru Pabrikan Jepang yang harganya di bawah 200 juta rupee

Baca Juga  Menikah Bukan Dengan Manusia

1. Akan terus bekerja

Menjadi orang kaya, Theodore Permadi Rachmat masih menunjukkan bahwa dia adalah orang yang mencintai negara.

Dia juga mengatakan bahwa melihat tidak adanya orang miskin di Indonesia benar-benar mustahil. Tetapi, seperti manusia yang lahir, besar, dan berusaha di Indonesia, ia dipaksa bekerja untuk membangun negerinya sendiri.

Karena ini adalah satu-satunya hal yang dapat diberikan oleh seseorang yang telah merasakan kesuksesan di negaranya. Saya benar-benar menyapa Anda, tuan!

2. Bangun suatu kegiatan

Tanpa nilai, aktivitas yang kita bangun tentu tidak akan bertahan lama. Dan ini tentunya dapat meruntuhkan bisnis kami di masa depan.

Sebagai pemimpin, kita tentu memiliki tanggung jawab yang besar. Dan ini tidak dilakukan hanya ketika kita dapat menghasilkan keuntungan besar.

Membangun generasi dan bangsa juga merupakan tanggung jawab perusahaan terkemuka.

Mengenai nilai-nilai ini, Theodore Permadi Rachmat juga mengutip pernyataan almarhum Benny Subianto. Intinya, tanpa nilai yang solid, manusia akan menjadi serakah, kejam dan cacat secara etis. Ya ngeri.

Baca juga: Daftar harga mobil 2019 Honda, Tunjukkan desain dan model kendaraan kelasnya

Baca Juga  Kita Yang Tak Pernah Tahu Esok Seperti Apa, Maka Jalanilah Dengan Baik Waktu Yang Diberikan-Nya

3. Waktu sangat penting

Waktu benar-benar tidak dapat diulang, karena di dunia ini tidak ada mesin waktu. jadi, sangat penting untuk memastikan bahwa apa yang kita lakukan dapat membawa kita lebih dekat ke tujuan kita.

Theodore Permadi Rachmat mencoba mengutip apa yang dikatakan almarhum Steve Jobs, "Jika aku ingin melakukan apa yang akan aku lakukan hari ini?"

Intinya, berhentilah membuang waktu untuk hal-hal yang tidak penting. Fokus pada sasaran Anda di masa depan jika Anda benar-benar ingin sukses dengan cepat.

4. Semakin tinggi posisi, semakin besar tanggung jawab

Ungkapan ini bisa didengar banyak terutama ketika Anda menonton Spiderman di tempat kematian pamannya Peter Parker.

Semakin tinggi posisi Anda atau semakin makmur, semakin besar tanggung jawab Anda. Theodore Permadi Rachmat sudah merasakannya.

Keberhasilan atau kegagalan suatu perusahaan tentu tergantung pada pemimpinnya. Begitu pula dengan suatu bangsa. Semakin tinggi kesuksesan Anda, semakin banyak tanggung jawab yang akan Anda tanggung.

Ini adalah ungkapan Theodore Permadi Rachmat yang bisa membuat kita melek tentang tanggung jawab kita sebagai pemimpin. Tentu saja, dia mengajari kami bahwa jika suatu perusahaan tidak mencari untung. Tanpa tanggung jawab sosial dan lainnya, kita hanya akan menjadi manusia serakah. Jika dia serakah, kita pasti akan membahayakan semua orang. Itu juga bisa menjadi bumerang bagi diri kita sendiri di masa depan. (Editor: Winda Destiana Putri).

Baca Juga  Terkuaknya M1st3ri Ruma H4ntu Darmo !!

Gimana mbak bro? kami berharap guys dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk share tulisan di sosial media kalian.