Menu

4 Korban Bully Ini Akhirnya Sukses, Siapa Saja Mereka?

Helo mbak bro selamat datang di situs informasiana.com. Kali ini kami akan menyajikan informasi menarik mengenai 4 Korban Bully Ini Akhirnya Sukses, Siapa Saja Mereka?. Anda jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.

Menjadi korban pengganggu tidak baik, itu jelas bisa membuat kita jatuh. Tapi jangan salah paham, bukan beberapa miliarder yang sering diintimidasi. Beberapa dari mereka bahkan masuk jajaran orang terkaya di dunia.

Tidak ada seorang pun di dunia ini yang ingin menjadi korban pengganggu. Tentu saja Anda tidak menginginkannya.

Penindasan benar-benar berbeda, tetapi tidak jarang memiliki koneksi karena masalah SARA. Karena itu, tindakan ini selalu dikritik oleh pihak mana pun.

Bayangkan, ketika seseorang dihina, dilecehkan atau menjadi korban kekerasan fisik, tentu saja akan ada beberapa efek negatif yang akan mereka alami. Mereka dapat mengalami depresi atau, paling buruk, menjadi pendendam.

Tetapi efek negatifnya tidak berlaku untuk empat orang sukses ini. Bahkan jika mereka diintimidasi, mereka benar-benar bisa membuat orang menggertak mereka nanti karena malu.

Apakah Anda ingin tahu siapa mereka? Lihat di sini, mari kita lihat.

1. Sudhamek

Sudhamek menjadi korban pengganggu karena namanya. (Instagram / @ forbes_id)
Sudhamek menjadi korban pengganggu karena namanya. (Instagram / @ forbes_id)

Pendiri Garuda Food ternyata telah diejek karena namanya dianggap aneh, hingga ia berniat mengganti namanya. Sudhamek membenarkan bahwa nama pribadinya hanya satu di Indonesia. Setiap kali ada ketidakhadiran di kelas, rasanya seperti diadili.

Selain itu, ia juga diejek oleh teman saudaranya yang malang, putra seorang pemilik pabrik teh di Slawi. Alhasil, ia juga sempat bertarung hingga memar.

Namun seiring waktu, Sudhamek tidak berkecil hati dalam mengejar cita-citanya.

Ketika dia melanjutkan bisnis ayahnya, dia merasakan kesuksesan. Putra bungsu dari 11 bersaudara berhasil menjadi orang terkaya ke-38 di Indonesia. GarudaFood bersinar bahkan ketika perusahaan terdaftar di bursa saham.

Baca juga: Setelah dicintai dibenci, inilah perjalanan kepala Nissan yang ditangkap

Baca Juga  Ya ampunnn…Siswa SD coba 'sogok' polisi Rp 5 ribu

2. Fox Alfian

Fox Alfian telah menjadi korban bully karena profesinya. (Instagram / @ bubahalfian)
Fox Alfian telah menjadi korban bully karena profesinya. (Instagram / @ bubahalfian)

Fox Alfian adalah seorang penata rias (MUA) yang berlangganan selebriti terkenal. Wajah Raisa, Anggun, Agnez Mo, Marsha Timothy, sampai Tyra Banks telah dipoles.

Pria ini mengalami kecelakaan sepeda motor saat masih di sekolah menengah. Akibatnya, dia tidak bisa lagi melanjutkan pendidikannya. Tapi siapa sangka, di balik kecelakaan itu sebenarnya ada pelajaran.

Akhirnya Bubah mengikuti saran ibunya dan, setelah lulus, membuka salon kecil di Jember.

Sebagai seorang penata rias, Bubah sering menjadi korban pengganggu bagi banyak orang. Alasan mereka klasik, karena Bubah adalah laki-laki, ia ditanya mengapa ia bahkan membenamkan dirinya dalam dunia bisnis di mana ia lebih cocok untuk perempuan.

Namun nasib itu berubah ketika ia beremigrasi ke Jakarta. Berkat pengalamannya, Bubah berhasil sampai dia menjadi MUA untuk Top Model Amerika berikutnya. Di sinilah bisnis dan kariernya sebagai MUA menjadi lebih menarik.

Baca juga: Tidak pernah menjadi pencuci piring, 5 artis ini sekarang sukses

Baca Juga  Perhatikan Lebih Teliti! 5 Patung Bergerak Sendiri Yang Berhasil Terekam Kamera

3. Iwan Sunito

Iwan Sunito menjadi korban bully karena dia sering tidak pergi ke kelas. (Instagram / @ iwansunito)
Iwan Sunito menjadi korban bully karena dia sering tidak pergi ke kelas. (Instagram / @ iwansunito)

Anda mungkin tidak tahu siapa dia, tetapi kebanyakan orang Australia mengenal Iwan. Dia adalah salah satu pengusaha Indonesia yang berpengaruh di tanah kanguru.

Nama bos Crown Group ini pernah dimasukkan dalam media Australia, Kurir Selatan. Dalam berita itu, Iwan masuk dalam daftar orang-orang penting dan berpengaruh di Sydney.

Selama Anda tahu, pria yang tinggal di Kalimantan dan Surabaya ini sering tidak masuk kelas. Kabarnya, dia sering menjadi korban pengganggu karena dia diejek dengan bodoh oleh teman-temannya.

Tapi, nasibnya berubah ketika dia berhasil belajar arsitektur di Australia. Setelah lulus, ia mulai bekerja di bidang jasa perbaikan rumah.

Secara bertahap, dari keuntungan perusahaan, ia juga memperluas bisnisnya dengan menciptakan perusahaan pengembangan real estat.

Baca juga: Sebelumnya kepala pabrik tekstil Sekarang Raja Sabun, Ini adalah kisah Raam Punjabi

4. Angkie Yudistia

Angkie Yudistia, dia menjadi korban pengganggu karena dia tuli. (Instagram/@angkie.yudistia)
Angkie Yudistia, dia menjadi korban pengganggu karena dia tuli. (Instagram/@angkie.yudistia)

Pada pandangan pertama, Anda tidak akan berpikir begitu Direktur pelaksana Cantik ini tuli. Di sekolah, ia sering menjadi korban intimidasi teman-teman karena kekurangannya.

Namun, wanita yang dikenal karena sikapnya yang berani ini tidak pernah mundur. Dia juga secara konsisten memilih studi komunikasi di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Selain itu, ia juga berpartisipasi dalam kompetisi pemuda berbakat DKI Jakarta, Abang None. Dia pernah menjadi delegasi Indonesia dari Pusat Pengembangan Disabilitas Asia dan Pasifik di Bangkok, Thailand.

Singkatnya, Angkie mendirikan Thisable Enterprise. Perusahaan ini menawarkan berbagai program peningkatan keterampilan saat bekerja dengan perusahaan lain untuk menyerap pekerjaan. Sekarang, ada 7000 penyandang cacat yang mendaftar melalui Thisable Enterprise dan siap untuk bekerja.

Mereka adalah empat orang sukses dari Indonesia yang telah menjadi korban bullying. Mereka berhasil menunjukkan kepada publik bahwa hinaan yang dibawa kepada mereka tidak akan berpengaruh.

Mereka juga bisa membuat orang yang dulu menghina mereka malu akan kesuksesan mereka. (Editor: Ruben Setiawan)

Baca Juga  Lunasi Utang Rp 87 Miliar Tunai, Ini Aset Samadikun Hartono

Gimana mbak bro? kami berharap teman-teman dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk share tulisan di sosial media kalian.