Pengertian Norma dan Macam-macam Norma serta Contohnya

loading...
Advertisement


Loading...

Pengertian Norma dan Macam-macam Norma serta Contohnya | Inilah pengertian norma yang sering digunakan oleh orang-orang dalam mengartikan seperti apa norma itu? dan macam macam norma?. Tentunya jika anda ingin mempelajari norma maka terlebih dahulu kita mesti mengerti apa pengertian norma? dan selanjutnya kita mesti mengetahui seperti apa macam-macam norma?. Pada artikel pengertian norma dan macam macam norma ini juga disertai beberapa contoh norma yang bisa anda jadikan landasan dalam menghubungkan teori-teori norma dengan kenyataan hidup. Secara umum bahwa pengertian norma adalah suatu pedoman tindakan untuk dapat menjalankan kehidupan secara bersama-sama didalam suatu komunitas, organisasi atau masyarakat. Norma juga bisa kita artikan sebagai sebuah petunjuk atau titik acuan dalam berprilaku yang memang benar dan pantas untuk dilakukan ketika melakukan interaksi sosial didalam suatu kelompok, organisasi atau masyarakat tertentu. Adapun perbedaan mendasar tentang nilai dengan adanya norma sosial adalah kalau norma sosial itu terdapat suatu sanksi berupa hukuman atau penghargaan kepada siapapun yang bisa mematuhi ataupun melanggar norma tersebut.

Kemudian norma juga bisa kita sebut sebagai peraturan sosial yang bersifat memaksa, sehingga suatu keharusan bagi seluruh anggota masyarakat mesti tunduk dimana sesuai dengan norma-norma yang telah berlaku di tengah-tengah mereka dan berlangsung sejak lama. Kehadiran norma ditengah masyarakat merupakan sebuah kesadaran setiap orang karena manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa berinteraksi dan merdeka, hanya saja untuk menjaga kemerdekaan tersebut supaya tidak disalahgunakan maka dihadirkanlah norma sosial. Memang dilihat dari sejarah, norma-norma tersebut tersusun dengan tidak disengaja, akan tetapi sepanjang perjalanan waktu maka norma-norma itu kemudian disusun dan mulai terbentuk secara sadar. Norma yang telah berada didalam masyarakat tersebut itu berisi dan memiliki kandungan berupa aturan, petunjuk dan tata tertib untuk standar perilaku atau tindakan yang sepantasnya atau sewajarnya.

Pengertian Norma dan Macam-macam Norma serta Contohnya

pengertian norma dan macam macam norma serta contoh norma

Pengertian norma sosial menurut para ahli

disini terdapat beberapa pengertian norma sosial yang ditafsirkan oleh beberapa ahli tentang definisi norma atau pengertian norma. Adapun pengertian norma menurut beberapa ahli sosial yakni sebagai berikut:

– Pengertian norma menurut John. J Macionis yang menyatakan bahwa pengertian norma adalah suatu aturan-aturan dan kumpulan harapan masyarakat untuk bisa memandu perilaku atau tindakan para anggota-anggotanya.

– Pengertian norma menurut Mz. Lawang yang telah menyatakan bahwa pengertian norma adalah suatu gambaran tentang apa yang diinginkan sesuatu itu pantas dan baik sehingga sejumlah anggapan yang baik dan butuh dihargai itu sebagaimana semestinya.

– Pengertian norma menurut Hans Kelsen yang menyatakan bahwa pengertian norma adalah suatu perintah yang secara tidak personal dan anonim.

– Pengertian norma menurut Soerjono Soekano bahwa Norma adalah sebuah perangkat supaya hubungan antar sesama didalam masyarakat dapat terjalin secara baik.

– Pengertian norma menurut Isworo Hadi Wiyono yang menerangkan bahwa pengertian norma adalah suatu petunjuk atau peraturan hidup yang memberikan ancar-ancar perbuatan yang mana itu boleh dilakukan dan perbuatan yang mana mesti dilarang atau dihindari.

– Pengertian norma menurut Antony Gidden yang mengungkapkan bahwa pengertian norma adalah suatu prinsip atau aturan yang konkret dimana seharusnya diperhatikan dan dijaga oleh masyarakat.

– Pengertian norma menurut Bellebaum yang mengungkapkan bahwa pengertian norma adalah suatu alat untuk dapat mengatur orang yang bertingkah laku didalam suatu komunitas yang diletakkan atas dasar keyakinan dan pada sikap-sikap tertentu. Norma tersebut hanya dapat berlaku didalam suatu kelompok sosial yang memang merangkum berbagai macam manusia yang memiliki sekurang-kurangnya satu ciri khas didalam hidup dan berkelakukan mereka yang secara teratur dalam membuat sesuatu dengan bersama-sama, dan yang sudah mengembangkan semacam rasa persaudaraan. Jadi, norma tersebut berkaitan dengan kerja sama didalam suatu kelompok atau mengatur setiap tindakan pada tiap-tiap anggotanya untuk dapat menjunjung dan mencapai nilai-nilai yang telah diyakini secara bersama.

Ciri ciri norma sosial

Norma sosial memiliki beberapa ciri ciri yakni sebagai berikut
– Norma sosial yang pada umumnya itu tak tertulis: Didalam suatu masyarakat, norma sosial yang tak tertulis tersebut hanya diingat dan diserap serta dapat dipraktekkan didalam interaksi antara anggota dalam kelompok masyarakat.
– Hasil kesepakatan kolektif atau bersama: Sebagai suatu peraturan sosial yang memang difungsikan untuk bisa mengarahkan tindakan atau perilaku dari seluruh anggota dalam masyaraakt. Norma sosial tersebut dibentuk dan disepakati secara bersama oleh setiap warga di masyarakat.

– Mengalami perubahan: Sebagai suatu aturan yang telah lahir dari sebuah proses interaksi sosial didalam masyarakat, norma tersebut mengalami adanya perubahan sesuai dengan keinginan dan dari kebutuhan dari setiap anggota masyarakat itu sendiri.

– Ditaati bersama: Norma sosial itu merupakan suatu perangkat aturan sosial untuk bisa mengarahkan dan dapat menertibkan perilaku atau tindakan dari setiap anggota masyarakat untuk dan dari keinginan secara bersama. Oleh karena itu, norma tersebut ditaati dan didukung bersama.

– Pelanggar norma memperoleh sanksi: Norma sosial yang bersifat memaksa setiap individu supaya melakukan tindakan dimana sesuai dengan apa yang menjadi kehendak bersama. Sehingga setiap pelanggaran akan dijatuhi sanksi sesuai dengan tindakan atau daya ikat norma tersebut.

Macam macam norma sosial
Norma sosial telah dikelompokkan atau diklasifikasi dalam bentuk beberapa macam macam norm yakni dimana atas dasar dari daya ikatnya, berdasarkan sifat resminya dan berdasarkan dari aspek-aspeknya. Macam macam norma sosial tersebut yakni sebagai berikut.

1. Macam macam norma sosial berdasarkan dari daya ikatnya.
a. Cara atau usage.
Cara adalah sebuah bentuk perilaku tertentu yang dijalankan oleh setiap individu didalam suatu masyarakat namun tak dilakukan dengan secara terus menerus. Norma mempunyai daya ikat yang sangat lemah sehingga untuk pelanggarannya tak akan memperoleh sanksi atau hukuman yang berat melainkan ternyata hanya sekedar teguran atau celaan didalam anggota masyarakat alinnya.

Contoh cara (usage) yakni sebagai berikut
– Cara makan yang sewajarnya dan baik lagi dari beberapa orang yaitu tak mengeluarkan suara ketika sedang mengunyah makanan. Akan tetapi pada tempat tertentu, bersendawa diakhir makanan itu adalah tanda atau ekspresi dari rasa kenyang dan puas sehingga tak disebut melanggar norma.

b. Kebiasaan atau folkways

Kebiasan adalah suatu bentuk perilaku yang telah dilakukan secara terus menerus pada bentuk yang sama dengan dilakukan secara sadar yang bertujuan jelas yang memang dianggap benar dan baik oleh masyarakat tertentu.
Adapun contoh norma kebiasaan yakni
– Memberikan hadiah untuk orang-orang yang telah berprestasi didalam suatu aktivitas atau menggunakan baju yang bagus pada waktu tertentu atau lazimnya bagi anak laki-laki yang berambut pendek dan anak perempuan yang berambut panjang.

c. tata Kelakuan atau mores.

tata kelakuan adalah suatu sekumpulan perilaku atau perbuatan yang telah mencerminkan sifat-sifat hidup akan sebuah kelompok yang sadar untuk menjalankan pengawasan dari sekelompok masyarakat kepada setiap anggotanya. Fungsi tata kelakuan ialah untuk bisa membuat seluruh anggota masyarakat dapat menyesuaikan perilaku atau perbuatan dengan tata kelakuan tersebut.

Adapun contoh tata kelakuan tersebut yakni:
– Melarang adanya pembunuhan, pencurian atau menikahi kerabat dekat.

d. Adat Istiadat.

Adat istiadat adalah suatu kumpulan tata kelakuan dengan memiliki kedudukan yang sangat tinggi dimana bersifat abadi dan berinteraksi dengan kuat terhadap masyarakat yang memang memiliki hal tersebut.

adapun contoh adat istiadat yaitu:
– Adanya pelanggaran terhadap tata cara dari pembagian harta warisan.
– Adanya pelanggaran dari pelaksanaan setiap upacara tradisional

e. Hukum
Hukum adalah suatu serangkaian aturan yang memang ditujukan untuk setiap anggota dalam masyarakat yang berisi berupa ketentuan-ketentuan, larangan, kewajiban ataupun perintah dengan disertai sanksi yang bermacam-macam.

Adapun contoh hukum yakni:
– Mematuhi segala rambu rambu lalu lintas dijalanan.
– Dilarangnya tindakan mencuri.

2. Macam macam norma sosial yang berdasarkan aspek-aspeknya.
a. Norma agama
Norma agama adalah suatu peraturan sosial yang bersifat mutlak yang disebabkan berasal dari TUhan. Norma agama tersebut berasal dari suatu ajaran agama dan kepercayaan yang lainnya. Pengertian norma agama adalah suatu sekumpulan petunjuk dan kaidah yang bersumber dari Tuhan lewat ajaran pada suatu agama. Norma agama tersebut menuntut adanya suatu ketaatan yang mutlak dari penganut agama tersebut. Norma tersebut mengharuskan pada setiap penganut agama untuk bisa menaati semua mengenai apa yang telah diperintahkan dan dilarang oleh agama. Norma agama bersifat mutlak dan tidak bisa untuk ditawar-tawar apalagi diubah.

Adapun contoh norma agama yakni.
– Menjalankan sembahyang kepada Tuhan
– Mengaji kitab suci masing-masing.
– Menjalankan sholat tepat waktu
– Menjalankan semua perintah agama
– Menjauhi apa yang menjadi larangan-larangan pada agama atau kepercayaan.

b. Norma kesusilaan.
Norma kesusilaan adalah suatu peraturan sosial yang memang berasal dari hati nurani yang telah menghasilkan akhlak. Berkat adanya norma kesusilaan maka seseorang bisa membedakan yang mana buruk dan baik. Adanya pelanggaran pada norma kesusilaan akan berpengaruh atau berdampak pada sanksi yang bersifat pengucilan dalam bentuk fisik maupun batin.

Adapun contoh norma kesusilaan yakni:
– Adanya pelarangan perzinaan, korupsi dan pelacuran.
– adanya penghormatan kepada orang lain terutama untuk orang tua.
– Mempunyai sikap adil dan jujur didalam masyarakat.
– Tidak melakukan fitnah kepada orang lain.
– Senantiasa selalu menolong sesama.

c. Norma kesopanan
Norma kesopanan adalah suatu peraturan sosial yang mengarah pada perilaku wajar didalam berkehidupan di masyarakat. Adanya pelanggaran norma dapat memperoleh kritik, pengucilan dan celaan.
Adapun contoh-contoh norma kesopanan yakni:
– Tidak membuang ludah pada sembarang tempat
– memberikan atau menerima makanan dengan menggunakan tangan kanan.
– Jangan memakan makanan sambil berbicara.
– Bertingkah laku dan bersifat rukun kepada siapapun.

d. Norma kebiasaan
Norma kebiasaan adalah suatu kumpulan peraturan sosial yang terbentuk secara sadar atau tidak sadar yang telah berisi tentang petunjuk akan tindakan secara terus menerus sehingga telah menjadi kebiasaan dari individu. Pelanggaran norma kebiasaan tersebut berupa pengucilan, kritik dan celaan.
Adapun contoh norma kebiasaan yaitu:
– Membawa oleh-oleh pada saat pulang dari tempat tertentu.
– Mencuci tangan sebelum memakan makanan.
– Membaca doa sesaat sebelum melakukan sesuatu.
– Menggosok gigi sesudah makan.
– Mandi dengan secara teratur.

e. Norma hukum
Norma hukum adalah suatu aturan sosial yang telah dibuat dari lembaga-lembaga tertentu, seperti pemerintah yang memiliki sifat tegas, memaksa untuk bisa berperilaku selaras dengan aturan tersebut. Pelanggaran norma hukum akan memperoleh sanksi seperti hukuman fisik atau denda.

Adapun contoh norma hukum yaitu:
– Kewajiban dalam membayar pajak.
– Dilarang menerobos lampu merah.
– Menyeberang jalan dengan melewati jembatan penyebrangan
– Adanya pelarangan mengganggu ketertiban umum
– Tidak terlambat dalam masuk sekolah.

3. Macam macam norma yang berdasarkan sifat resminya
a. Norma tidak resmi atau nonformal
Norma tidak resmi adalah suatu acuan yang telah dirumuskan secara tak jelas dan pada pelaksanaannya tidak untuk diwajibkan dalam masyarakat. Norma tidak resmi tersebut tumbuh dan berkembang dari adanya kebiasaan dalam bertindak secara serentak dan dapat diterima oleh masyarakat. Meskipun tak diwajibkan akan tetapi setiap anggota mesti menyadari bahwa acuan tidak resmi tersebut mesti ditaati dan mempunyai kekuatan yang bersifat memaksa yang lebih besar dimana dibandingkan dengan patokan resmi.

Adapun contoh norma tidak resmi atau nonformal.

– Aturan adat istiadat.
– Aturan didalam keluarga
– Pantang-pantangan didalam lingkungan masyarakat.

b. Norma resmi atau formal
Norma resmi adalah suatu patokan yang telah dirumuskan dan memang diwajibkan dengan tegas dan jelas oleh seseorang yan berwenang kepada semua masyarakat. Keseluruhan norma forma tersebut merupakan suatu badan hukum yang dimiliki oleh masyarakat modern dan memang diperkenalkan dari adanya pengumuman sosial.
Adapun contoh norma resmi atau formal yakni:
– UUD 1945
– Perpu
– Surat Keputusan
– Perda
– Keputusan Presiden.

Fungsi dan Peranan norma sosial
Norma mempunyai beberap fungsi dan peran didalam berkehidupan di masyarakat yakni sebagai berikut:
– Menjadi tuntutan hidup pada seluruh masyarakat yang ada diwilayah tertentu.
– Memberikan adanya stabilitas dan keteraturan didalam kehidupan warga masyarakt.
– Menciptakan suatu kondisi dengan memiliki susunan yang tertib didalam masyarakat.
– Berwujud konkret dari adanya nilai-nilai yang muncul dimasyarakat.
– mengikat setiap warga masyarakat karena disertai oleh adanya sanksi dan aturan yang tegas bagi seseorang yang melanggar.
– Merupakan standar atau skala dari setiap kategori perilaku pada suatu masyarakat.

Demikianlah artikel mengenai pengertian norma dan macam-macam norma serta contoh norma. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat bagi anda yang sedang mencari artikel pengertian norma ini. Apalagi bagi anda siswa SMP dan SMA atau Mahasiswa yang sedang mencari untuk menyelesaikan tugasnya. Mudah-mudahan dengan artikel dapat membantu anda dalam menyelesaikan tugas pelajaran anda. Sekian dan terimakasih

Idianto Muin. 2013. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas X. Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Erlangga. Hal: 108-114
Hendra Akhdhiat, 2011. Psikologi Hukum. Yang Menerbitkan CV Pustaka Setia : Bandung.
Sosiologi 1: Suatu kajian Kehidupan Masyarakat (2007) untuk SMA kelas X oleh Taufiq Rahman dkk., Penerbit Yudhistira.
Pengambilan keputusan etis dan faktor di dalamnya oleh Malcolm brownlee (2006) oleh Penerbit Gunung Mulia di Jakarta
Etika & hukum oleh E.Sumaryono (2002) oleh Penerbit Kanisius di Jakarta
Rahardjo, Budi, dkk. 2011. Buku Ajar Sosiologi Kelas X Semester Ganjil. Solo: CV. Trijaya Utama.
Sudarmi, Sri. 2009. Sosiologi 1 Kelas X SMA/ MA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

About these ads
Pengertian Norma dan Macam-macam Norma serta Contohnya | fajeros | 4.5