10 Pengertian Metode Penelitian, Jenis, Contoh dan Sumber Bukunya

Loading...
Advertisement


Loading...

Pengertian Metode Penelitian adalah suatu tata cara tentang bagaimana penelitian tersebut akan dijalankan. Metode penelitian ini memang seringkali dikacaukan oleh teknik penelitian atau prosedur penelitian. Hal tersebut disebabkan karena ketiga hal itu senantiasa saling berhubungan dan sangat sulit untuk dibedakan.

Metode penelitian mengarah pada pembicaraan tentang tata cara pelaksanaan penelitian, sedangkan untuk prosedur penelitian membahas mengenai alat-alat yang dipakai untuk mengukur atau mengumpulkan data penelitian maka dengan demikian, metode penelitian mencakup prosedur penelitian dan teknik penelitian.

loading...

Menurut Nazir bahwa seorang peneliti sebelum melakukan suatu penelitian maka ada baiknya menjawab secara terlebih dahulu tiga buah pertanya yakni:

1. Urutan kerja apakah yang mesti dilakukan dalam melakukan penelitian?
2. Alat-alat apa sajakah yang akan dipakai untuk mengukur dan mengumpulkan data?
3. Bagaimanakah melakukan penelitian tersebut?

metode penelitian

Contoh Metode Penelitian

Apabila sebuah penelitian yang dibicarakan yaitu pelaksanaan percobaan di lapangan dimana untuk menentukan plot maka pertama-tama dilaksanakan pembagian daerah menjadi beberapa blok. Kemudian setiap blog akan dibagi lagi dan sampai seterusnya, maka yang dibicarakan yaitu prosedur penelitian. Kalau yang kita bicarakan yaitu penggunaan interview atau wawancara sebagai alat untuk mengumpulkan data maka yang akan kita bicarakan yaitu teknik penelitian.

Jenis Metode Penelitian

Adapun jenis metode penelitian berhubungan dengan jenis penelitiannya sendiri yaitu sebagai berikut:

Metode Historis

Metode Historis termasuk salah satu dari jenis-jenis metode penelitian. Metode historis itu bertujuan untuk melakukan konstruksi masa lalu secara objektif dan sistematis dengan cara mengumpulkan, menilai, memverifikasi dan mencampur atau mensintesis bukti untuk dapat menetapkan fakta dan mencapai kesimpuan yang bisa dipertanggung jawabkan, seringkali dalam hubungan hipeotesis tertentu. Dengan melakukan metode historis maka seorang ilmuwan sosial peneliti historis yakni orang yang mengajukan pertanyaan secara terbuka tentang peristiwa masa lalu dan akan menjawabnya dengan fakta yang terpilih dimana disusun dalam bentuk paradigma penjelasan.

Dengan demikian bahwa penelitian dengan menggunakan metode historis termasuk penelitian yang kritis terhadap kondisi-kondisi mengenai perkembangan dan pengalaman di masa lalu dan menimbang secara cermat, teliti dan hati-hati terhadap validitas yang berasal dari berbagai sumber sejarah serta penafsiran dari beberapa sumber keterangan tersebut.

Metode Deskriptif

Metode Deskriptif termasuk salah satu dari beberapa jenis metode penelitian. Metode Penelitian deskriptif memiliki tujuan untuk dapat mengumpulkan informasi secara aktual dan rinci dimana menggambarkan gejala yang terjadi, mengidentifikasi masalah atau memeriksa keadaan dan praktek-praktek yang sedang berlaku, membuat sebuah evaluasi atau perbandingan dan menentukan apa yang akan dilakukan oleh orang lain dalam menghadapi masalah yang sama dan belajar dari pengalaman mereka untuk dapat menetapkan rencana dan keputusan dimasa yang akan datang.

Dengan demikian bahwa metode penelitian deskriptif ini dipakai untuk menggambarkan secara teratur atau sistematis fakta atau karakteristik populasi tertentu atau bidang tertentu. Dalam hal ini bidang secara aktual dan cermat. Metode penelitian deskriptif bukan saja menjabarkan (analitis), akan tetapi juga mengombinasikan. Tidak hanya melakukan klarifikasi, akan tetapi juga organisasi. Metode penelitian deskriptif secara hakikat yaitu mencari teori dan bukan untuk menguji teori. Metode ini lebih memfokuskan pada observasi dan suasana ilmiah.

Metode Korelasional

Metode Korelasional termasuk salah satu dari jenis metode penelitian. Metode Korelasional termasuk kelanjutan metode deskriptif. Pada model metode deskriptif, data dihimpun, disusun secara teratur, cermat dan faktual. Akan tetapi tidak menjelaskan hubungan antara variabel, tidak melakukan uji prediksi atau hipotesis. Metode korelasional, hubungan antar varabel diteliti dan dijelaskan. Hubungan yang dicari tersebut disebut sebagai korelasi. Jadi metode penelitian korelasional akan mencari hubungan disetiap variabel yang akan diteliti.

Tujuan metode korelasional yakni untuk meneliti sejauh mana variabel pada satu vektor yang berhubungan dengan variasi pada faktor yang lainnya. Jika pada metode tersebut hanya memiliki dua variabel yang dihubungkan maka disebut sebagai korelasi sederhana dan kalau lebih dari dua variabel yang dihubungkan maka disebut sebagai korelasi berganda. Pada metode tersebut akan mencari hubungan atau korelasi antar dua variabel yang memakai koefisien korelasi atau koefisien determinasi.

Metode Eksperimental

Metode Eksperimental termasuk salah satu dari beberapa jenis metode penelitian. Metode eksperimental adalah metode penelitian yang memungkinkan para peneliti memanipulasi setiap variabel dan meneliti setiap akibatnya. Pada metode ini setiap variabel akan dikontrol sedemikian rupa sehingga variabel luar yang mungkin akan mempengaruhi bisa dihilangkan.

Metode eksperimental memiliki tujuan untuk mencari hubungan sebab akibat dengan cara memanipulasi satu atau lebih variabel, pada satu atau lebih kelompok eksperimental dan memberikan perbandingan hasilnya dengan kelompok kontrol yang tak mengalami manipulasi. Manipulasi yaitu mengubah secara teratur nilai-nilai atau sifat-sifat variabel bebeas. Kontrol adalah kunci metode eksperimental, sebab tanpa adanya kontrol manipulasi dan observasi maka akan menghasilkan suatu data yang meragukan.

Metode Kuasi eksperimental

Metode Kuasi Eksperimental termasuk salah satu dari jenis metode penelitian dimana metode penelitian kuasi eksperimental hampir menyamai metode eksperimental, hanya pada metode tersebut peneliti tidak bisa melakukan pengaturan sesuai dengan kemauannya di variabel bebasnya.

Metode Kuasi Eksperimental memiliki dua ciri yakni (1) Peneliti tidak dapat meletakkan subjek secara acak pada setiap kelompok kontrol atau eksperimental. Yang bisa dilaksanakan oleh peneliti yaitu mencari kelompok subjek yang memiliki variabel bebas dan kelompok lain yang tak memiliki variabel bebas. (2) Peneliti tidak bisa menggunakan variabel bebas kapan dan kepada siap saja yang diinginkannya.

Sumber Buku:

Sumber : Buku dalam Penulisan Pengertian Metode Penelitian dan Jenis Jenis Metode Penelitian :
– M. Iqbal Hasan, 2002. Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Penerbit Ghalia Indonesia : Jakarta.

Demikianlah pembahasan tentang pengertian metode penelitian dan jenis-jenis metode penelitian. Semoga saja informasi mengenai metode penelitian ini memiliki manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan informasi.

About these ads
10 Pengertian Metode Penelitian, Jenis, Contoh dan Sumber Bukunya | fajeros | 4.5